Pasar Otomotif di Indonesia Makin Bergairah

Transaksi IIMS 2014 Tembus Rp 5,3 triliun

Sabtu, 04/10/2014

Pasar otomotif di Indonesia terus mengalami gairah yang cukup tinggi, ini terbukti selama 10 hari dilangsungkannya Indonesia International Motor Show (IIMS) transaksi penjualan yang berhasil diraup bisa tembus Rp 5,3 triliun.

NERACA

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan transaksi penjualan yang berhasil diraih IIMS 2014 dipastikan sudah melampaui hasil transakai IIMS 2013. Tahun lalu selama 10 hari pameran hanya berhasil meraih penjualan Rp 4,9 triliun. Sedangkan transaksi penjualan untuk tahun ini mencapai Rp 5,3 triliun.

Sudirman mengaku sangat puas dengan hasil tersebut. Pasalnya dari awal Gaikindo menargetkan transaksi IIMS 2014 bisa meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya. "Yang pasti target Rp 5,3 triliun sudah terlampaui, tinggal tunggu hasil hari terakhir ini. Masih banyak transaksi yang akan terjadi. Kita masih tunggu laporan dari masing-masing APM," tambahnya.

Di hari terakhir penyelenggaraan IIMS 2014, JIExpo Kemayoran Jakarta masih terus dipadati pengunjung IIMS yang ingin melihat berbagai mobil terbaru yang dipamerkan. Pengunjung tak henti-henti memadati area pameran dari pagi hingga malam.

Membeludaknya pengunjung juga didorong oleh berbagai atraksi dan hiburan. Total pengunjung selama sepuluh hari pameran tercatat telah mencapai 311.405 orang," katanya.

Sekjen Gaikindo Freddy Sutrisno menyampaikan apresiasinya kepada para APM dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan IIMS 2014 ini. Total jumlah peserta yang terlibat ada 36 merek kendaraan, terdiri dari 29 merek kendaraan penumpang dan 7 merek kendaraan niaga.

"Total mobil yang dipajang sebanyak 432 unit, dan 23 unit sepeda motor, dengan total booth sebanyak 322 buah," sebutnya.

Freddy mengatakan varian mobil low multi-purpose vehicle (MPV) masih menjadi incaran utama pengunjung Indonesia International Motor Show 2014. Para APM yabg memiliki produk low MPV mengaku penjualannya laris manis.

Sebagai contoh sehari menjelang penutupan acara, Toyota Avanza membukukan pemesanan lebih dari 1.000 unit. "Sebagian besar pembeli masih memilih Avanza," ungkapnya.

Marketing and CR Division Head Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastyoso mengungkapkan, sampai dengan hari ke sepuluh, Daihatsu berhasil menghimpun surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 478 unit mobil. "Daihatsu Ayla menjadi tipe yang paling diminati dan laku terjual sebanyak 113 unit, kemudian Terios 73 unit, sementara Daihatsu Sirion dam Luxio masing-masing 15 unit," rincinya.

Di segmen komersial, kata Hendrayadi, Daihatsu Gran Max pikap dan minibus berhasil terjual sebanyak 108 unit. Diperkirakan sampai dengan acara berakhir, penjualan Daihatsu akan menembus 550 unit.

"Kami bersyukur respons pengunjung terhadap produk-produk Daihatsu sangat menggembirakan dan positif selama IIMS 2014 berlangsung," jelasnya.

Dan pada penutupan IIMS hari Minggu (28/09) kemarin, panitia secara resmi mencatat total pengunjung sebanyak 380.365 orang, sedangkan tahun lalu jumlah total pengunjung adalah sebanyak 373.661 orang. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya animo masyarakat terhadap IIMS.

Dalam hal transaksi, walaupun bukan menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan IIMS, namun tetap menunjukkan tingginya kebutuhan transportasi di Indonesia. Panitia secara resmi mencatat total transaksi pada IIMS tahun ini sebesar Rp. 5.456.759.380.000,- Pencapaian dalam IIMS tentu menjadi indikasi pula bahwa industri otomotif tanah air tetap berkembang dan menjanjikan.