Investor Bursa di Medan Terus Tumbuh

PT Bursa Efek Indonesia perwakilan Medan berupaya terus bisa mencapai target penambahan 2.000 investor baru tahun ini,”Sampai Agustus, pencapaian memang masih 50% dari 2.000 investor baru yang ditargetkan atau 997 orang. Namun demikian, manajemen terus berupaya menaikkan jumlah investor baru itu,"kata Kepala Pusat Informasi Pasar Modal atau PIPM BEI Perwakilan Medan, M Pintor Nasution, di Medan, Selasa (30/9).

Upaya itu antara lain dilakukan dengan meningkatkan sosialisasi yang lebih meluas seperti membuka kelas belajar pasar modal untuk umum yang diberikan secara gratis. Dirinya mengakui, penambahan investor baru tahun ini dihadang beberapa kendala seperti masih berlangsungnya krisis ekonomi dan adanya tahun politik yakni pemilihan anggota DPRD/DPR dan DPD serta Presiden.

Menurutnya, adanya pengeluaran yang lebih besar di tengah masyarakat saat tahun ajaran baru, puasa ramadhan dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan waktunya juga mengganggu peraihan investor baru. Indikasi gangguan itu, lanjutnya, tercermin dari realisasi investor baru di Januari hingga Mei yang sempat mencapai 1.228 orang atau 61,40 persen dari target 2.000 orang tersebut.

Dia menambahkan, jumlah investor baru itu kemudian menarik investasinya karena membutuhkan uang untuk anak sekolah dan Lebaran,”Diharapkan, hingga akhir tahun akan ada penambahan investor baru dengan jumlah signifikan menyusul iklim politik yang membaik,"katanya.

Dia menegaskan, sampai dengan 29 Agustus 2014 jumlah investor pasar modal asal Sumut sudah mencapai 18.830 orang. Meski jumlahnya menurun dibandingkan dengan posisi di Juni yang sudah 18.968 orang, tetapi jumlah investor di daerah itu terus bergerak naik. Pada awal tahun 2013, jumlah investor di Sumut masih sekitar 15.872 orang. Sementara Kepala Ororitas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera, Achmad Fauzi mengatakan, sosialisasi tentang pasar modal sebagai salah satu instrumen investasi perlu terus ditingkatkan.

Edukasi pasar modal Indonesia kepada masyarakat Sumut sehingga lebih melek dengan investasi diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga provinsi itu yang pada akhirnya berdampak ke nasional. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

PPK Kemayoran Terus Jaga ATC Menara Tintin

      NERACA   Jakarta - Sebelum ada Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng dan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur,…

WTON Targetkan Pendapatan Tumbuh 20%

Optimisme tahun depan akan jauh lebih baik kondisi perekonomian dalam negeri, memacu PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menargetkan pertumbuhan…

Humpuss Bidik Pendapatan Tumbuh 15% - Bergantung Pada Proyek Pemerintah

NERACA Jakarta – Masih menjanjikannya bisnis jasa angkutan laut tahun depan, seiring dengan membaiknya harga minyak dunia mendorong PT Humpuss…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…