BEI Suspensi Saham Arpeni Pratama

Rabu, 01/10/2014

Belum adanya kejelasan dibalik penundaan pembayaran bunga dan fee ijarah ke-12 obligasi dan SBJM Syariah Ijarah, menjadi alasan bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan sementara atau suspensi saham PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) yang merupakan perusahaan di bidang pelayaran.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 Umi Kulsum dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, suspend saham dan obligasi APOL ini berlaku di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan tanggal 30 September 2014,”Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk, khususnya tentang pembayaran utang,”ujarnya.

Asal tahu saja, belum lama ini perseroan telah menjual kapal berbendera Hong Kong bernama MV Dewi Laksmi. Kapal ini dimiliki Paramount Star Shipping SA, anak usaha perseroan. Dijelaskan, perseroan melakukan penjualan kapal sebagai salah satu upaya perseroan untuk meningkatkan efisiensi, mengingat situasi pasar yang belum membaik.

Pada kuartal I-2014, Arpeni Pratama berhasil meraih laba bersih sebesar Rp44,35 miliar. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan rugi bersih Rp112,03 miliar. Pendapatan jasa perseroan turun menjadi Rp239,47 miliar dari pendapatan jasa tahun sebelumnya yang Rp272,18 miliar.

Perseroan meraih pendapatan operasional lainnya sebesar Rp139,51 miliar naik tajam dari pendapatan operasional lainnya di tahun sebelumnya Rp14,98 miliar membuat laba usaha diraih Rp95,59 miliar dari rugi usaha tahun sebelumnya yang Rp75,52 miliar. (bani)