Bank Muamalat Targetkan Kredit Mikro Rp2,8 T

Jakarta - Bank Muamalat Indonesia mentargetkan pembiayaan mikro sampai akhir 2011 mencapai Rp2,8 triliun. Hingga Juli 2011, pembiayaan mikro Muamalat sudah mencapai Rp2,4 triliun. Dengan demikian Muamalat masih harus mengejar pembiayaan mikro sampai akhir tahun sebesar Rp400 miliar. "Target pembiayaan mikro sekira Rp2,8 triliun pada akhir tahun ini," ungkap Presiden Direktur Bank Muamalat Arviyan Arifin, di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan, pembiayaan mikro ini mempunyai porsi sebesar 21 persen dari total kredit ritel di Muamalat, dan 12 persen dari total pembiayaan keseluruhan Muamalat. "Pembiayaan mikro kami sampai akhir Juli 2011 Rp2,4 triliun atau 21 persen dari total pembiayaan ritel kami," ucapnya.

Dirinya pun optimistis kredit mikro Muamalat akan terus tumbuh dan mencapai target, karena sektor mikro akan menjadi perhatian perusahaan untuk dikembangkan. "Diharapkan meningkat beberapa tahun ke depan. Apalagi setelah bekerja sama dengan beberapa institusi," tukasnya.

Sementara itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menandatangani perjanjian dengan Bank Muamalat untuk menyediakan pembiayaan bagi perempuan pengusaha mikro.

US Agency For International Development (USAID) akan memberikan jaminan sebesar USD1,15 juta dalam bentuk kredit mikro untuk kaum perempuan yang berpenghasilan kecil di Indonesia untuk menjalankan usaha sendiri. "Dengan dana ini, kaum perempuan dapat memulai bisnis mereka sendiri, mendapatkan penghasilan, membantu keluarga, dan akhirnya memiliki kesempatan untuk menjalani kehidupan yang baik," jelas Duta Besar AS Scot Marciel di Jakarta, Selasa.

Dia juga menambahkan kerjasama ini adalah kerja sama yang pertama antara USAID dengan perbankan syariah."Ini kerja sama yang unik, kerja sama ini adalah kerja sama yang pertama USAID dengan perbankan syariah," imbuhnya.

Arviyan Arifin menambahkan, kerjasama ini sifatnya penyaluran pembiayan kepada mikro mitra bisnis keluarga, dan mitra bisnis keluarga akan menyalurkan keusaha mikro. "Nah di sini USAID penjamin 50 persen pada tahap pertama ini," tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan dalam menyetujui pembiayaan bagi pelamar, Bank Muamalat akan menggunakan pedoman Islam bagi pelamar yang mungkin berasal dari beragam latar belakang agama.

BERITA TERKAIT

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

LPS Telah Likuidasi 82 Bank

      NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah melikuidasi 82 bank yang tediri atas satu bank…

Salurkan CSR, Bank DKI Sediakan Fasilitas Hidroponik di Rusun

  NERACA   Jakarta - Sebagai bentuk kepedulian dalam bidang lingkungan, Bank DKI salurkan CSR dalam bentuk penyediaan fasilitas Hidroponik…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps

      NERACA   Washington - Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya…

Amartha Salurkan Pembiayaan Rp200 miliar

      NERACA   Jakarta – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) telah menyalurkan pembiayaan dengan model financial technology (fintech)…

Mahasiswa GenBI Diharapkan jadi Garda Terdepan

      NERACA   Bogor - Bank Indonesia (BI) meminta kepada seluruh mahasiswa penerima beasiswa BI dapat mendedikasikan ilmu…