Sugih Energy Tambah Kapasitas Produksi - Blok Selat Panjang

NERACA

Jakarta - PT Sugih Energy Tbk (SUGI) melalui entitas anak usaha, yakni Petroselat Ltd berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan menjadi 750 Bopd (Barrels Oil Per Day). Petroselat dalam kapasitasnya selaku operator dari Blok Selat Panjang PSC berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kemudian, tambahan pengeboran sumur lagi. Secara berturut-turut pada Sumur Pengembangan BA-8 dan BA-9 di Lapangan Bakau. Sebagai tindak lanjut dari pekerjaan tiga sumur Pengeboran Pengembangan BA-7, BA-8 dan BA-9 yang dimulai pada akhir Maret 2014 dan selesai pada tahap komplesi sumur pada awal September 2014, perseroan menerima informasi positif.

Perseroan memperoleh puncak produksi minyak yang berhasil dicapai secara natural flow sebesar 860 Bopd dan 1.5 MMSCFD gas. Di samping itu, pekerjaan tiga sumur Workover (SP-0, SP-1 dan SP-2) yang dimulai pada pertengahan Mei 2014 dan selesai sampai tahap komplesi pada akhir Agustus 2014, berhasil meningkatkan produksi gas sebesar 4.5 MMSCFD.

Selain itu, perseroan juga menyampaikan informasi proyek penyaluran gas dari Petroselat,Ltd ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah sampai pada tahap persiapan final gas commisioning. Proses kalibrasi metering gas sudah dilakukan oleh institusi yang berwenang.

Saat ini generator PLN yang terpasang di fasilitas power plant PLN di Rawa Minyak station (RM) area Selat Panjang blok adalah berkapasitas 14 megawaat (MW) membutuhkan gas sekitar 2.5 MMSCFD pada tahap I. Selanjutnya untuk dua tahun ke depan akan bertahap menjadi 25 MW kapasitas generator dengan kebutuhan gas 5 MMSCFD.

Persiapan yang sudah selesai dilakukan adalah penempatan fasilitas produksi gas di Area Rawa Minyak sudah 100, pembuatan pipa gas dari lapangan Bakau menuju RM sejauh 4 km sudah selesai. Selain itu, pembuatan pipa dari lapangan Selat Panjang (SP) sejauh 7 km sudah mencapai progress 70% dan diharapkan selesai akhir September. Sehingga pelaksanaan gas commisioning-nya diharapkan bisa dimulai pada Oktober 2014.

Sampai pada awal September 2014, Petroselat telah melakukan sebagian besar pekerjaan utama di 2014, baik pekerjaan drilling, workover dan pekerjaan fasilitas produksi. Sebelum adanya pekerjaan drilling-WO, produksi minyak blok Selat Panjang sebesar (Qo avg.) 100 BOPD dan gas (Qg avg.) <0.1 MMSCFD.

Setelah adanya pekerjaan drilling-workover, secara langsung telah memberi kontribusi produksi minyak menjadi (Qo avg) 500 Bopd dan gas (Qg avg) 4 MMSCFD. Target produksi Perseroan dengan ESP sampai dengan 1.000 BOPD. (bani)

BERITA TERKAIT

Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun - Dukung Industri 4.0

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…

Produksi Tumbuh Lampaui 17%, IKM Yogyakarta Juga Inovatif

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian gencar memacu produktivitas dan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) nasional. Sektor yang menjadi…

Operator Seluler Tambah Kapasitas Jaringan - Mudik dan Lebaran 2018

Dalam menghadapi lonjakan akses di musim mudik dan lebaran 2018 membuat masing-masing operator telekomunikasi mulai menyiapkan bahkan sudah melakukan optimalisasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…