STP Suntik Modal Anak Usaha

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) yang merupakan perusahaan di bidang penunjang telekomunikasi ini melakukan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman dengan anak perusahaan perseroan, yakni PT BIT Teknologi Nusantara (BIT).

Direktur Utama PT Solusi Tunas Pratama Tbk Nobel Tanihaha mengatakan, dengan penandatanganan tersebut terjadi perubahan perjanjian fasilitas pinjaman (loan facility agreement) dengan BIT,”Kami melakukan penandatanganan perubahan perjanjian fasilitas pinjaman pada tanggal 25 September 2014," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Nobel menuturkan perubahan atas perjanjian fasilitas pinjaman ini dari yang sebelumnya sejumlah Rp 500 miliar menjadi senilai Rp 1,5 triliun. Dimana persetujuan tersebut telah disetujui oleh para dewan komisaris. Adapun alasan dilakukannya transaksi ini, yakni untuk memperkuat pendanaan perseroan guna menunjang kegiatan usaha BIT,”Kami bermaksud memberikan fasilitas pinjaman sehingga BIT dapat mengembangkan kegiatan usaha utamanya," terang Nobel.

Sekedar informasi, SUPR memiliki penyertaan saham sebesar 99,99% dalam PT Platinum Teknologi (Platinum). Kemudian Platinum memiliki penyertaan saham dalam PT Gema Dwimitra Persada (Gema) sebesar 99,97%. Gema memiliki penyertaan saham dalam BIT sebesar 99,95% saham yang telah dikeluarkan dan disetor saham dalam BIT. Selain Gema, pemegang saham lainnya adalah PT Platinum Teknologi dengan kepemilikan saham sebesar 0,05%.

BIT sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan, pengelolaan, dan penyewaan infrastruktur telekomunikasi fiber optik. (bani)

BERITA TERKAIT

Regulator Terus Dorong Usaha Mikro Terapkan Usaha E-Commerce - Niaga Online

NERACA Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut membangun dan menggerakkan…

Astra Graphia Beri Pinjaman Rp 125 Miliar - Kembangkan Anak Usaha

NERACA Jakarta – Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) memberikan fasilitas pinjaman uncommited kepada dua anak…

KPPU Awasi Kemitraan Cegah Kerugian Usaha Kecil

KPPU Awasi Kemitraan Cegah Kerugian Usaha Kecil NERACA Medan - Komisi Pengawas Persaingan Usaha terus mensosialisasikan pengawasan kemitraan untuk mencegah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…