MMS Renovasi Gerbang dan Lajur Tol - Serang, Banten

NERACA

Serang - Sesuai standardisasi Gerbang Tol PT Marga Mandalasakti (MMS) yang mengambil konsep Cula Badak, Gerbang Tol Ciujung dan Serang Barat, saat ini dalam proses renovasi yang desainnya sesuai dengan Gerbang Tol Cikupa, Balaraja Barat, Serang Timur, dan Merak. Renovasi gerbang ini sudah dimulai sejak Agustus 2014 dan ditargetkan selesai pada Maret 2015 mendatang.

Selain gerbang tol yang direnovasi, Gerbang Tol Ciujung dan Serang Barat juga mengalami penambahan lajur transaksi. Gerbang Tol Ciujung 1 yang semula empat lajur menjadi lima lajur transaksi, Gerbang Tol Ciujung 2 dari dua lajur menjadi tiga lajur transaksi, dan gerbang tol masuk Serang Barat semula empat lajur menjadi tujuh lajur transaksi.

“Dengan adanya renovasi gerbang tol dan penambahan lajur transaksi, diharapkan dapat memberikan kelancaran dan kenyamanan kepada pengguna Jalan Tol Tangerang-Merak serta mengurangi antrean kendaraan,” ujar Sigit Hermanto, Manajer Perencanaan Pemeliharaan MMS, di Serang, Banten, Jumat (26/9) pekan lalu.

Renovasi gerbang dan penambahan lajur transaksi ini, semakin membuktikan konsistensi MMS dalam memberikan pelayanan yang terbaik untuk kenyamanan pengguna jalan. “Penambahan lajur transaksi ini berdasarkan kajian hingga 2020 agar jalur bebas antrean dan lalu lintas tetap lancar dengan volume kendaraan yang terus meningkat,” tambah Sigit.

Tak hanya itu. Renovasi gerbang dan penambahan lajur transaksi, pertengahan September 2014 ini MMS akan mulai mengerjakan rekonstruksi slab beton mainlane (plat beton dengan ketebalan tertentu di jalur utama) dan akses di Cikupa. Pengerjaan rekonstruksi slab beton diperkirakan akan selesai Februari 2015 mendatang. Rekonstruksi dilakukan dengan memberikan batas pengerjaan yang efisien dan penempatan rambu konstruksi dekat dengan titik pengerjaan agar dapat memberikan jalur yang lebih lebar bagi pengguna jalan. Hal ini dilakukan agar pengguna jalan tetap merasa nyaman berkendara meski perbaikan sedang dilakukan.

Rekonstruksi sab beton ini dimulai dari Gerbang Tol Cikupa, yang kemudian dilanjutkan di titik-titik lain sepanjang Jalur Tol Tangerang-Merak. Pengerjaan dilakukan secara bertahap tidak akan dilakukan sekaligus, tetapi difokuskan pada satu titik hingga selesai, kemudian melanjutkan rekonstruksi pada titik lainnya, untuk menghindari terganggunya akses lalu-lintas di Jalan Tol Tangerang-Merak. [ardi]

BERITA TERKAIT

Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus 100 Persen Lebih

Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus 100 Persen Lebih NERACA Serang - Produksi pangan di Kabupaten Serang pada 2018 surplus melebihi…

Tarif Tol Trans Jawa Bakal Turun - Mempertimbangkan Kontrak dan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penurunan tarif tol…

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019 NERACA Serang - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Bantah Anggaran Bocor Rp392 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menegaskan, keberhasilan dalam mengidentifikasi pos…

Target RPJMN Bidang Infrastruktur Diyakini Tercapai

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meyakini bahwa sasaran Rencana…

Indeks Kemudahan Berusaha Turun, Pemerintah Diminta Perbaiki Izin

      NERACA   Jakarta - Pemerintah diminta memberi kepastian pengurusan perizinan konstruksi gedung dan properti. Kepastian pengurusan izin…