Industri Asuransi Hanya "Main" di Kota Besar

NERACA

Jakarta - Pengamat asuransi Herris Simanjuntak menilai rendahnya tingkat penetrasi industri asuransi diduga karena perusahaan asuransi tersebut lebih senang menjual produk asuransi di kota-kota besar. Artinya, penetrasi perusahaan asuransi minim dalam memasarkan produknya di kota kecil, terutama menyasar masyarakat menengah bawah. “Tantangan kita sekarang ini lebih banyak melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Asuransi sendiri penetrasinya masih rendah. Masih kurang 20% dari total penduduk Indonesia yang bersentuhan dengan asuransi," ungkapnya, di Jakarta, belum lama ini.

Dia juga berpendapat, rendahnya tingkat penetrasi tersebut salah satunya dikarenakan perusahaan asuransi di Tanah Air bergerak di kota besar, minim di kota kecil. Hal ini terjadi karena perusahaan asuransi melihat potensi dari berkembangnya sektor riil di kota besar. “Kalau ekonomi suatu daerah bagus, maka sektor riil ikut bagus pula. Di situ lah perusahaan asuransi bergerak. Tantangan kita adalah bagaimana asuransi dikenal di daerah pendalaman. Untuk itu, negara kita harus maju kalau mau industri asuransinya maju’, tandasnya. [ardi]

Related posts