LG Siap Pimpin Pasar Ultra TV HD di Indonesia

NERACA

Jakarta – PT. LG Electronics Indonesia (LG) menyatakan kesiapannya utnuk memimpin pasar Ultra HD TV di Indonesia. Hal itu seperti diungkapkan Jae Young Lee, Presiden Direktur PT. LG Electronics Indonesia saat perkenalan jajaran produk Ultra HD TV 4K di Jakarta, Rabu (24/9).

Ia mengatakan bahwa LG telah menyiapkan enam varian bentang layar yang terbagi dalam beragam seri yang ditujukan untuk melayani segmen premium hingga varian dengan harga lebih terjangkau. Beragam seri tersebut diantaranya adalah UB980T, UB850T dan UB820T. “Semakin lebarnya rentang produk berpadu dengan luasnya jaringan pemasaran, menunjukkan tingkat kesiapan kami dalam melayani bervariasinya kebutuhan dan keinginan masyarakat Indonesia akan Ultra HD TV,” ujar Jae Young Lee.

Mengusung resolusi Ultra High Definition (3840 x 2160p), TV dalam kategori Ultra HD TV 4K menawarkan rangkaian piksel yang sebanding dengan resolusi empat kali lipat dari Full HD TV yang 1920 x 1080p. Sebagai informasi, ini merupakan resolusi tertinggi di dunia yang diterapkan pada perangkat TV yang ada di pasar sampai saat ini.

Keseriusan LG dalam pemasaran Ultra HD TV 4K di Indonesia sudah mulai terbaca dua tahun lalu. Dibandingkan pabrikan elektronik lain, LG termasuk yang paling rajin memperkenalkan lini TV dalam kategori Ultra HD TV 4K bagi pasar Indonesia. Bahkan, perusahaan berbasis di Korea Selatan ini tercatat sebagai salah satu pionir yang memperkenalkan Ultra HD TV 4K di Indonesia dengan menghadirkannya dalam dimensi layar 84inch di tahun 2012 silam.

Lebih lanjut Jae Young Lee menyatakan, fokus LG dalam pemasaran Ultra HD TV 4K di Indonesia tak hanya mengandalkan pada lebarnya rentang produk dan keluasan jaringan pemasaran yang dimiliki perusahaan. Lebih dari itu, benaman teknologi terkini di dalam koleksi Ultra HD TV terbaru LG dikatakan menjadi unsur pembeda yang bakal membuat penggunanya mendapatkan pengalaman terbaik yang dapat diberikan dari berbagai inovasi terkini LG. Bahkan,”Tak sekedar kaya fitur, keseluruhan koleksi ini kami persiapkan untuk menyambut era baru evolusi TV di Indonesia. Disebut evolusi karena Ultra HD 4K akan menjadi tren utama dan tolak ukur baru bagi resolusi tayangan dan televisi untuk beberapa tahun ke depan,” ujar Jae Young Lee.

Pernyataan di atas mengacu pada benaman dua fitur penting yang terdapat dalam seluruh koleksi TV Ultra HD 4K terbaru LG. Pertama yaitu High Efficiency Video Codec yang berpadu dengan sambungan HDMI 2.0. Keberadaannya memberi kemudahan menikmati video dan foto beresolusi Ultra HD dari media penyimpanan luar misalnya flash disk dengan lebih mudah. Codec dengan kemampuan baca berkas dalam format H.265 ini membuat pengguna dapat langsung menikmati dengan mencolokkannya pada LG Ultra HD TV 4K tanpa butuh proses bantuan perangkat lunak melalui komputer lebih dulu.

Fitur kedua dikatakan bakal membuat pengguna tak perlu khawatir Ultra HD TV miliknya bakal segera terlihat uzur untuk digunakan saat siaran TV digital di Indonesia hadir. Hal ini karena seluruh seri terbaru LG Ultra HD TV 4K telah mengadopsi DVB-T2. Kelengkapan ini membuatnya memiliki kemampuan untuk menangkap siaran TV digital sesuai standar yang akan dianut Indonesia. Dengan memiliki teknologi yang akan menjadi standar siaran TV digital di Indonesia, “Di satu sisi akan membuat penggunanya siap lebih dulu untuk menghadapi era TV digital yang segera tiba di Indonesia. Di sisi lain, merupakan cerminan keseriusan kami dalam memimpin era baru industri TV di Indonesia,” ujar Terry Putera Santoso, TV Product Marketing Head PT. LG Electronics Indonesia.

Fitur unik tak kalah menarik yang juga tersedia pada seluruh seri LG Ultra HD TV 4K adalah Time Machine II. Penamaan fitur ini mengacu pada kemampuan utamanya, yang bak mesin waktu, memungkinkan pengguna dapat mengulang atau pun merekam siaran TV secara langsung setiap saat. Hal yang memberi jaminan lebih bagi seluruh pengguna seri LG Ultra HD TV 4K tak bakal lagi ketinggalan siaran TV favoritnya.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Pangsa Pasar - Kimia Farma Bakal Akuisisi Phapros

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) akan membeli 47.901.860 lembar atau 56,77 dari total saham…

Sikapi Rekomendasi Credit Suisse - Dirut BEI Masih Optimis Pasar Tumbuh Positif

NERACA Jakarta – Di saat banyaknya pelaku pasar menuai kekhawatiran dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus…

Gaet Pasar Milenial - BTN Syariah Luncurkan Produk KPR Hits

NERACA Jakarta - Menyambut hari ulang tahun unit usaha syariah Bank BTN ke 14 yang jatuh 14 Februari 2019, anak…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Ekspor Mobil CBU Ditargetkan Sebesar 400.000 Unit

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor mobil CBU mencapai 400.000 unit pada tahun ini, atau naik 51,2% secara tahunan.…

Pameran Jadi Cara Pemerintah Bantu Pemasaran Produk Usaha Kecil - Promosi Dagang

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan berkomitmen terus meningkatkan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM), salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran.…

Dunia Usaha - Kemenperin Dorong Perusahaan Rintisan Berkontribusi Ekspor

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian berkomitmen mendukung pembinaan perusahaan rintisan (startup) dengan membuka kesempatan go internasional melalui program Asia Entrepreneurship…