Tambah Lahan, Summarecon Siapkan Rp 300 Miliar

Tahun ini, perusahaan properti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengalokasikan dana sebesar Rp 300 miliar untuk menambah cadangan lahan (landbank). Rencananya, perseroan berniat untuk memperbesar portofolio lahan di wilayah Bandung, Serpong, Bekasi, dan juga luar pulau Jawa.

Direktur Utama Summarecon Agung Johanes Mardjuki menyebutkan, rencana ini merupakan bagian dari ekspansi perseroan untuk mengembangkan proyek properti di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, Yogyakarta, dan Solo,”Ini merupakan salah satu strategi perseroan untuk melakukan diversifikasi lokasi proyek. Ekspansi lahan strategis akan mendukung perseroan dalam merealisasikan rencana tersebut,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, dana yang digunakan perseroan dalam merealisasikan rencana tersebut akan berasal dari obligasi berkelanjutan I Summarecon Agung Tahap II tahun 2014 dengan jumlah pokok senilai Rp 800 miliar. Dengan penerbitan surat utang ini, perseroan akan memperoleh raihan dana sekitar Rp 1,1 triliun.

Selain menerbitkan obligasi berkelanjutan I Summarecon Agung Tahap II tahun 2014, perseroan juga menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Summarecon Agung II tahun 2014 dengan sisa imbalan pokok sebesar Rp 300 miliar.

Nantinya, sekitar 90% dari total raihan dana akan digunakan untuk akuisisi lahan strategis hingga 2015 mendatang. Sisanya sebesar 10% atau sekitar Rp 110 miliar akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.Menurutnya, pada saat perseroan melakukan book building, penawaran obligasi yang diterbitkan perseroan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hampir senilai Rp 2 triliun. Oleh sebab itu, manajemen memutuskan untuk melakukan peningkatan (upsize) nilai obligasi menjadi Rp 1,1 triliun dari rencana awal senilai Rp 700 miliar.(bani)

BERITA TERKAIT

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…

Dinas: Pembebasan Lahan Bandara Sukabumi Mundur Jadi 2019

Dinas: Pembebasan Lahan Bandara Sukabumi Mundur Jadi 2019 NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi menyatakan jadwal pembebasan lahan untuk…

Perketat Saham-Saham Bermasalah - BEI Bakal Tambah Jumlah Kriteria I-Suite

NERACA Jakarta – Kebijakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimplementasikan sistem i-suite pada saham emiten yang bermasalah, direspon positif pelaku…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…