BEI Suspensi Saham Sekawan Intipratama

Lantaran mengalami penurunan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persya di Jakarta,kemarin.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, harga saham SIAP mengalami koreksi sebesar 193 atau 54,67% dari harga penutupan Rp353 pada 8 September menjadi Rp160 pada 23 September 2014.. Maka dengan demikian, BEI perlu melakukan suspensi saham PT Sekawan Intipratama Tbk dalam rangka cooling down.

Dijelaskan, suspensi tersebut dilakukan di pasar reguler maupun tunai, dengan tujuan memberikan waktu memadai kepada pelaku pasar untuk emmpertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SIAP.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada para pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan keterbukan informasi yang disampaikan perseroan. Sekedar informasi, SIAP dalam waktu dekat akan mengakuisisi perusahaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan pelumas. Hal itu dilakukan untuk mendukung kegiatan bisnis anak perusahaannya, PT Indo Wana Bara Mining Coal. (bani)

BERITA TERKAIT

Yulie Sekuritas Tuding BEI Salah Sasaran

NERACA Jakarta – Sanksi yang diberikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) menuai keprihatinan…

Sikapi Rekomendasi Credit Suisse - Dirut BEI Masih Optimis Pasar Tumbuh Positif

NERACA Jakarta – Di saat banyaknya pelaku pasar menuai kekhawatiran dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus…

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…