Jasa Marga Incar Pendapatan Rp 12 Triliun

Operator jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memproyeksikan pada 2017 mendatang akan memperoleh pendapatan sebesar Rp12 triliun, hal ini diperoleh dari mulai beroperasinya penambahan sembilan ruas tol baru. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah, dengan adanya 9 proyek baru tersebut, panjang jalan tol yang dioperasikan oleh emiten oprerator jalan tol ini akan menjadi 738 kilometer (km),”Dari sisi panjang jalan, saat ini Jasa Marga menguasai 74% panjang jalan tol di Indonesia. Sedangkan dari sisi volume lalu lintas transaksi, Jasa Marga menguasai 81% dari total volume lalu lintas transaksi yang melewati jalan tol,”ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Jasa Marga saat ini sedang fokus mengerjakan 7 ruas tol yang merupakan bagian dari 9 ruas baru yang dimiliki Jasa Marga. Berdasarkan proyeksi perseroan, seluruh ruas yang saat ini sedang dikerjakan Jasa Marga akan beroperasi penuh pada tahun 2017 dan pada saat itu seluruh investasi Jasa Marga sudah maksimum.

Dia menjelaskan, forwardlooking yang Jasa Marga berikan pada tahun 2014 dengan target pendapatan sebesar Rp7 triliun. Tetapi sebagai gambaran, berdasarkan proyeksi kami, target pendapatan tol pada 2017 dengan beroperasinya sembilan ruas yang dikerjakan Jasa Marga adalah sebesar Rp12 triliun.

Menurutnya, proyeksi ini adalah berdasarkan proyeksi pembangunan sembilan ruas yang dikerjakan Jasa Marga karena belum diketahui rencana Pemerintah baru akan seperti apa. Dengan adanya rencana Pemerintah membangun Trans Jawa dan Trans Sumatera, tidak menutup kemungkinan Jasa Marga juga akan ikut berperan, sehingga pendapatan tol Jasa Marga akan lebih dari proyeksi yang ditargetkan.

Sekedar informasi, sembilan ruas jalan tol yang dikerjakan oleh Jasa Marga dari 2008 hingga 2015, yaitu tol Bali (Nusa Dua-Ngurah Rai Benoa), Surabaya-Mojokerto, Gempol-Pandaan, Gempol-Pasuruan, Semarang-Solo, Bogor Ring Road, JORR W2 Utara, Cengkareng-Kunciran dan Kunciran-Serpong. Perseroan juga baru memenangkan tender proyek jalan tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi. (bani)

BERITA TERKAIT

Dirut Jasa Marga Tambah Porsi Saham JSMR

Tingkatkan nilai investasi, Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR), Desi Arryani menambah kepemilikan saham di Jasa Marga dengan…

Borneo Sarana Bidik Pendapatan US$ 60 Juta - Genjot Produksi 800 Ribu Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) langsung menggenjot produksi…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Total Emisi Obligasi Capai Rp 2,47 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah membukukan total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 1 emisi dari 1 emiten senilai…