MAP Optimis Grand Eschol Residence Sold Out - Pasca Pilpres

NERACA

Tangerang – PT Mahakarya Agung Putera (MAP) optimis penjualan proyek apartemen Grand Eschol Residence yang dibangun di kawasan Karawaci, Tangerang akan lebih melesat pasca pemilihan presiden sehingga ditargetkan pada akhir tahun akan terjual semua (sold out). Saat ini MAP tengah memasarkan apartemen Grand Eschol Residence tahap akhir yakni sebanyak 240 unit dari total apartemen sebanyak 646 unit.

“Setelah pilpres berlangsung aman, penjualan proyek kami terus meningkat. Jadi konsumen yang dulu menunggu perkembangan atau menahan rencana pembelian, kini mulai merealisasikan niatnya untuk membeli apartemen Grand Eschol Residence. Melihat kondisi ini, kami optimis seluruh unit apartemen Grand Eschol Residence akan terjual semua sebelum akhir tahun. Saat ini penjualannya sudah mencapai 90%,” ujar Adrianto Satmaka, Direktur Marketing PT Mahakarya Agung Putera disela-sela acara Pesta Penjualan apartemen Grand Eschol Residence yang digelar MAP di Living World Mall, Alam Sutera, Minggu (21/9).

Keoptimisan itu juga didasari pada kebutuhan apartemen yang semakin meningkat di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci. Pasalnya, harga tanah di kawasan Karawaci terus meningkat sehingga tinggal di hunian vertikal sudah menjadi sebuah kebutuhan. Lokasi Grand Eschol Residence sangat strategis, yakni berada di kawasan segitiga emas Tangerang, yaitu Lippo Karawaci. Tepatnya di belakang Universitas Pelita Harapan (UPH), dekat dengan berbagai sekolah internasional, mal besar, rumah sakit, dan universitas ternama.

“Pembeli apartemen Grand Eschol Residence kebanyakan adalah mahasiswa, karyawan, dan keluarga muda. Alasan mereka membeli antara lain karena lokasi apartemen Grand Eschol Residence sangat strategis, fasilitasnya lengkap, sehingga yakin akan menguntungkan untuk investasi. Selain itu, juga karena kemudahan cara pembayarannya. Dan pembeli yakin Grand Eschol Residence merupakan sebuah proyek yang sangat secure karena dari segi perijinan dan legalitas semuanya sudah lengkap,” ujar Hendra Murdianto, Direktur Utama PT Mahakarya Agung Putera.

Ada beberapa tipe apartemen yang ditawarkan, yakni tipe studio Ottawa seluas 27,6 m2, tipe studio hook Belvoir seluas 35,5 m2, tipe studio hook Cottonwood seluas 31,3 m2, dan tipe 2 bedroom hook Grand Canyon seluas 51,5 m2. Apartemen Grand Eschol Residence ditawarkan mulai dari harga Rp557 jutaan. ”Ada 3 cara pembayaran yang bisa dipilih yakni cash, DP 50% pelunasan bulan ke-13, dan cicilan 36X. Kami memasarkan sudah Fully Furnished dan juga ada Rental Guarantee sampai dengan 5 tahun. Dengan garansi ini, pemilik apartemen semakin mendapatkan kepastian bahwa investasinya terus tumbuh dengan nilai menjanjikan,” ujar Adrianto.

Selain apartemen Grand Eschol Residence, MAP juga mengembangkan kondotel Aston Karawaci City Hotel. Keduanya berada dalam satu menara yang dibangun di atas lahan seluas 3.200 m2. Kondotel terdiri atas 8 lantai sementara apartemen 19 lantai. Grand Eschol Residence menyediakan berbagai fasilitas internal, seperti kolam renang, arena kebugaran, restoran, sky terrace, ruang pertemuan, dan kafe. Selain itu, untuk para pelajar dan mahasiswa penghuni apartemen, MAP menghadirkan satu lantai khusus yang beroperasi 24 jam sebagai tempat hangout seperti cafetaria dan lain-lain.

Pada awal Juni 2014 lalu, PT Mahakarya Agung Putera juga telah memulai pembangunan (ground breaking). Total investasi pembangunan kondotel Aston Karawaci City Hotel dan Grand Eschol Residence sebesar Rp300 miliar. Untuk kondotel yang berkelas setara bintang empat ini rencananya akan memulai beroperasi pada awal tahun 2017. Sementara untuk apartemen Grand Eschol Residence ditargetkan akan mulai diserahterimakan Desember 2016. ”Kami optimis semua target bisa tercapai karena banyak faktor pendukung,” ujar Hendra.

Related posts