PT PP Properti Bangun Apartemen Pavilion Permata - Surabaya, Jawa Timur

NERACA

Surabaya - Acungan jempol sangat pantas diberikan kepada Surabaya, Jawa Timur, sebagai kota yang mumpuni di segala sektor. Peningkatan perbaikan sistem tata kelola kota, lalu lintas serta transportasi umum, pelayanan masyarakat terpadu, revitalisasi taman kota, hingga penataan pasar dan area niaga. Harus diakui setelah Jakarta, Surabaya diakui adalah kota yang paling minati oleh investor dan pengembang properti, baik nasional maupun mancanegara.

Tak salah jika PT PP Properti, anak usaha PT PP Tbk, saat ini gencar garap pasar hunian vertikal di Surabaya selain beberapa proyek lainnya seperti di Jakarta, Bekasi, Banten, Makasar, dan Semarang. "Apartemen Pavilion Permata (APP) Tower I dan II di kawasan Mayjen Sungkono, Surabaya Barat adalah salah satu hunian vertikal yang kami kembangkan di kota Pahlawan ini," kata Direktur Operasi PT PP Properti, Galih Saksono, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (19/9) pekan lalu.

Pada kesempatan yang sama, Project Manager PT PP Properti Apartemen Pavilion Permata, Bagus Febru Saptono menambahkan, guna merespon keinginan konsumen yang begitu besar untuk memiliki Apartemen Pavilion Permata Tower II, Sabtu (20/9) lalu, diadakan Mega Open House.

"Dalam momen ini, kami mengundang calon konsumen yang ingin memiliki produk PT PP Properti, yakni Apartemen Pavilion Permata Tower II. Apartemen Hi Tech dengan standard hotel. Kami sudah siapkan kejutan bagi calon konsumen Apartemen Pavilion Permata Tower II, khususnya dan warga Surabaya. Tentu saja kejutan ini sangat menyenangkan bagi calon konsumen Apartemen Pavilion Permata Tower II," jelas Bagus.

Berbeda dengan apartemen-apartemen lainnya, Apartemen Pavilion Permata Tower I dan II memanjakan penghuninya dengan hotel services, yakni house keeping service, laundry service, dan dining service. Selain itu, kolam renang dan zen garden turut melengkapi hunian vertikal ini. Di APP Tower II juga terdapat sky bridge to APP Tower I.

"Dengan layanan ekstra ini tiga menit menuju gerbang tol Satelit Darmo, APP Tower I dan II berlokasi terdepan dan sangat strategis Surabaya Barat ditambah akses langsung ke Golden City Mall. Penghuninya dapat langsung berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya karena terdapat pusat perbelanjaan ternama Carrefour yang terhubung langsung dengan apartemen ini," tambah Bagus.

Motivator Christian Adrianto mengungkapkan, saat ini hunian vertikal return on investment (ROI) atau uang kurang lebih sekitar 10% per tahun dari harga properti, sehingga memungkinkan konsumen untuk memiliki properti dengan uang muka saja dan cicilannya bisa dibayarkan penyewanya.

“Harga apartemen di luar negeri jauh lebih mahal dibanding di Indonesia, jadi potensi kenaikan harga apartemen masih sangat besar. Surabaya sangat bagus dijadikan kota yang memiliki prospek investasi properti. Di hari kerja kepadatan kota ini bertambah sekitar 30%-50% dari kota-kota lain sekitar Surabaya. Jadi, investasi di sektor properti akan tumbuh pesat di kota ini," tukasnya. [mohar]

BERITA TERKAIT

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kapal KM Fungka Permata V

  NERACA   Sulteng – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat dengan memberikan santunan kepada korban terbakarnya Kapal KM Fungka…

KABEL OPTIK LAUT JAKARTA-SURABAYA

Pekerja memeriksa gulungan kabel optik sebelum ditanam di bawah laut saat peresmian Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Jakarta-Surabaya (Jayabaya) di…

Wakil Ketua MPR RI - Bangun Indonesia dari Kampung Halaman

Oesman Sapta Wakil Ketua MPR RI Bangun Indonesia dari Kampung Halaman Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mengingatkan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tol JORR Berlakukan Contraflow Sampai 3 Oktober

      NERACA   Bekasi - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan uji coba rekayasa lalu lintas 'contraflow' atau…

Ekspor Kakao Diproyeksikan Tumbuh Hingga 10% - Permintaan Tinggi

      NERACA   Jakarta – Di tengah pesimisme sebagian pengusaha sektor perkebunan akan kinerja ekspor pada penghujung tahun…

PT Lintas Marga Sedaya Raih Pembiayaan Rp8,8 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Lintas Marga Sedaya (LMS), menerima pembiayaan sindikasi sejumlah Rp8,8 triliun. Pembiayaan sindikasi ini…