Pemda Cianjur Masih Cuek Terhadap Usaha Kecil

Rabu, 24/08/2011

Pelaku Industru kecil rumahan (home Industry, red) yang sebagian besar berdomisili di sepanjang pesisir jalan raya Ciranjang menuntut perhatian lebih dari Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur.

Perhatian diutamakan untuk menopang kemajuan aktifitas para pelaku ekonomi mikro tersebut agar tetap eksis di tengah gempuran pelaku ekonomi berskala besar yang mulai menyerbu desa tempat mereka beraktifitas.

Keinginan itu dilontarkan Caskadi (30), seorang pelaku atau perajin kursi serta meja yang terbuat dari ban-ban karet bekas, Senin(22/09). Hal sama diungkapkan pula oleh sejumlah pedagang Cingcau (sejenis minuman) yang selalu mangkal di sekitar jalur jalan dekat jembatan Rajamandala – perbatasan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat.

Caskadi (30) mengharapkan ditahun 2012 mendatang Pemda Cianjur segera menggulirkan program riil yang dapat dinikmati langsung masyarakat pelaku industry kecil. Seperti para penjual dan perajin kreatif seperti dirinya.

"Selama kami mendirikan home industriinidaritahun 1982 belum pernah pemerintah daerah memberikan bantuan baik moril, seperti pelatihan terhadap orang-orang yang melakukan kegiatan seperti kami. Apalagi bantuan modal usaha ataupun tempat yang layak untuk kami, saya harapkan ada terobosan program barupa paska pemilu-kada kemarin bagi pelaku home industry seperti kami ini," urai Caskadi mewakili seluruh pekerja di home industrinya.