BEI Suspensi Saham BW Plantation

Imbas dari rencana aksi korporasi yang belum disampaikan ke pihak otoritas bursa, menjadi pertimbangan bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan perdagangan sementara (suspensi) saham PT BW Plantation Tbk (BWPT) pada perdagangan Rabu. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (17/9).

Kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group BEI, I Gede Nyoman Yetna, suspensi saham tersebut dilakukan terkait rencana perseroan yang akan menerbitkan saham baru melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas (PUT) I atau rights issue dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Oleh karena itu, dalam rangka menjaga pasar yang teratur, wajar, dan efisien. Pihak bursa, sambut Yetna, memutuskan melakukan penghentaian sementara perdagangan efek perseroan di seluruh pasar terhitung sejak sesi pertama perdagangan Rabu. Terkait suspensi, Bursa meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memperhatikan setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan, khususnya mengenai rencana PUT perseroan tersebut.

Sekedar informasi, rencana perseroan melakukan rights issue adalah untuk mendapatkan dana untuk mengakuisisi satu perusahaan sawit. Terkait aksi korporasi itu, perseroan akan menggelar RUPSLB pada 10 November 2014. (bani)

BERITA TERKAIT

Yulie Sekuritas Tuding BEI Salah Sasaran

NERACA Jakarta – Sanksi yang diberikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) menuai keprihatinan…

Sikapi Rekomendasi Credit Suisse - Dirut BEI Masih Optimis Pasar Tumbuh Positif

NERACA Jakarta – Di saat banyaknya pelaku pasar menuai kekhawatiran dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China terus…

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…