Blue Bird Rilis Taksi Khusus Difabel - Wujud Kepedulian

NERACA

Kaum difabel atau diferent abillity terkadang mengalami kesulitan jika hendak bepergian sebab tranportasi umum tidak selalu aman dan nyaman untuk mereka. Padahal kaum difabel sudah seharusnya mendapatkan fasilitas yang sama di suatu tempat, baik itu fasilitas untuk sarana transportasi maupun fasilitas pendukung lainnya.

Atas pertimbangan itu, belum lama ini PT Blue Bird, salah satu perusahaan taksi ternama bersama pihak pabrikan Nissan Indonesia mengeluarkan layanan terbaru, yaitu taksi Lifecare yang memberikan aksesibilitas bagi penyandang cacat di Jakarta untuk melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan mudah. Sebanyak lima unit layanan transportasi umum yang dibuat khusus akan melayani warga penyandang cacat di Jakarta.

Direktur Utama PT Blue Bird Purnomo Prawiro menuturkan, peluncuran lima armada taksi Lifecare merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Blue Bird yang masuk dalam kegiatan Blue Bird Peduli.

“Memang taksi ini didesain khusus, termasuk taksi jenis khusus. Tetapi kita tetap gunakan tarif taksi yang normal. Mengapa tarifnya tetap normal? Karena ini merupakan program CSR Blue Bird,” kata Purnomo dalam acara Peluncuran Taksi Lifecare yang diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI, Jakarta

Nissan Serena Life Care Vehicle didesain oleh Autech, yang merupakan perusahaan konversi Nissan yang menghadirkan solusi unik dan inovatif demi meningkatkan nilai yang superior dan terukur pada kendaraan Nissan. Pengaturan kursi yang dapat diciptakan guna membantu memudahkan mereka masuk dan keluar mobil, dengan penambahan kursi khusus bangku tengah sebelah kiri yang dapat turun-naik secara otomatis dengan digerakkan oleh tombol maupunremote.

Meski terkesan mewah dan spesial, ternyata tarif layanan lima armada taksi Lifecare ini tetap menggunakan tarif normal. Yaitu, tarif flag fall tetap Rp 7 ribu, kilometer berikutnya Rp 3.600 per kilometer, dan biaya tunggu sebesar Rp 42 ribu per jam.

Lebih lanjut Purnomo mengatakan, program Blue Bird Peduli sebagai program CSR perusahaan telah dilakukan selama 20 tahun. Awalnya, perusahaan taksi terbesar di Indonesia ini memberikan beasiswa kepada 2.500 anak-anak sopir taksi dan di sekitar pangkalan taksi Blue Bird.

Lalu berkembang memberikan bantuan kepada korban musibah banjir atau kebakaran. Hingga terakhir ini, memberikan pemberdayaan kepada istri sopir taksi melalui pelajaran menjahit dan membuat kue. Para istri diberikan tugas menjadi seragam sopir taksi Blue Bird yang mencapai puluhan ribu orang. Sedangkan untuk memasarkan kue hasil buatan para istri sopir taksi, pihaknya telah bekerja sama dengan Seven Eleven untuk menjual produk kue tersebut.

“Program CSR kami terus berkembang. Di bidang transportasi pun kami punya kewajiban untuk membantu kaum difable dapat melakukan perjalanan. Jadi taksi ini bisa dipakai untuk kaum difable, kaum manula, ibu-ibu hamil serta orang-orang yang tidak bisa naik turun mobil dengan mudah,” tutur dia.

Lima armada ini akan difokuskan berada di rumah sakit dan hotel yang memiliki pangkalan Blue Bird. Bila animo kebutuhan taksi Lifecare ini sangat tinggi, maka kemungkinan besar Blue Bird akan menambah jumlah armadanya, tidak hanya di Jakarta tetapi di provinsi lain yang membutuhkan layanan taksi khusus ini.

BERITA TERKAIT

Blue Bird Menelan Pil Pahit Keluar Dari Indeks MSCI - Buntut Likuiditas Terus Melorot

NERACA Jakarta – Ketatnya persaingan bisnis transportasi umum berbasis online, memaksa kue transportasi yang selama ini dinikmati PT Blue Bird…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

3 Kawasan Ekonomi Khusus Tak Jelas Operasinya

NERACA Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan terdapat tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) yang telah diusulkan sebagai…

BERITA LAINNYA DI CSR

BNI Syariah Bahagiakan Anak-Anak Korban Banjir

Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, BNI Syariah bersama Yayasan Hasanah Titik menyalurkan bantuan kepada…

Peduli Lingkungan Sejak Dini - Jaga Wiyata Gelar Aksi Edukasi Jaga Bhumi

Memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dan juga menjaga kelestariannya kepada siswa sejak dini, dirasakan penting agar anak cucu yang akan datang…

Permudah Akses Masyarakat di Pelosok Garut - Karyawan Telkomsel Bangun Jembatan Berdaya

Sebagai wujud kepedulian bagi masyarakat sekitar tempat beroperasi, Telkomsel bersinergi bersamaan salah satu komunitas keagamaan karyawan, Majelis Taklim Telkomsel (MTT)…