SGS Academy Tingkatkan Level SDM Indonesia

Pendidikan sangatlah penting untuk memastikan bahwa seseorang bisa terus mendapatkan dan mempertahankan pekerjaan di perusahaan manapun

NERACA

Demi menjaga stabilitas politik dan keamanan regional ASEAN, meningkatkan daya saing kawasan secara keseluruhan di pasar dunia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan standar hidup masyarakat, tidak lama lagi, ASEAN akan menerapkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sebagai bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2015, dengan adanya MEA tersebut, maka akan tercipta suatu pasar besar kawasan ASEAN yang akan berdampak besar terhadap perekonomian negara anggotanya.

Oleh karena itu, untuk dapat menghadapi MEA masing-masing negara harus mempersiapkan diri khususnya pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Jika tidak, sumber daya manusia yang dimiliki negara tersebut akan kalah bersaing dengan sumber daya manusia dari Negara lain.

Beranjak dari hal tersebut, SGS, perusahaan inspeksi, verifikasi, pengujian dan sertifikasi ternama dunia, belum lama ini meluncurkan SGS Academy di Jakarta. SGS Academy menawarkan solusi pelatihan dan pengembangan yang fleksibel agar sesuai dengan kebutuhan individu dan perusahaan.

Tokoh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi menuturkan bahwa selama 20 tahun terakhir Indonesia hanya fokus pada pengembangan sumber daya alam dan belum mempersiapkan sumber daya manusia secara maksimal. Dengan mulai diterapkannya MEA pada 2015, menurutnya adalah tanggung jawab semua pihak untuk mulai menyiapkan SDM yang mampu bersaing dengan pihak luar.

“Dengan hadirnya MEA, SGS Academy menjadi penting untuk mempersiapkan SDM kita agar mampu bersaing dengan SDM luar negeri. Selain itu, hadirnya SGS Academy merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk menjadi lebih baik lagi,” ujar dia

Guy Escarfail, Managing Director SGS Indonesia pada saat peluncuran SGS Academy di Jakarta mengutarakan bahwa Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) memproyeksikan bahwa pengembangan ekonomi akan bergeser ke arah nilai tambah produksi yang lebih tinggi melalui input teknologi dan tenaga kerja terampil yang lebih baik. Pengembangan yang diharapkan dari industri yang sudah ada serta pengadopsian proses baru membutuhkan pengembangan dan penyesuaian pasokan tenaga kerja yang cukup besar. Ini tentu membutuhkan mobilisasi SDM yang tepat, dan menjadi salah satu strategi kunci menuju Visi Indonesia 2025. Oleh karena itu, pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan sangatlah penting untuk memastikan bahwa seseorang bisa terus mendapatkan dan mempertahankan pekerjaan di perusahaan manapun, dan pusat pelatihan yang sejalan dengan spesialisasi tiap koridor ekonomi tetap dibutuhkan.

SGS Academy Indonesia ini adalah salah satu dari 35 pusat keunggulan (center of excellence) SGS di seluruh dunia, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dan membantu perkembangan perusahaan melalui pelatihan dan pengembangan kemampuan karyawan.

Selain di Jakarta, SGS Academy juga hadir di Surabaya dan ke depannya SGS Indonesia merencanakan untuk membuka SGS Academy di kota-kota lain di Indonesia. Jejaring SGS Academy adalah jejaring global yang beroperasi di berbagai negara di dunia dengan menggunakan lebih dari 20 bahasa dan menawarkan lebih dari 70 kelas pelatihan.

Sebagai pemimpin global dalam hal pelatihan profesional, SGS Academy menawarkan pelatihan yang konsisten, efektif, dan berkualitas tinggi bagi perusahaan di seluruh Indonesia maupun perusahaan lokal yang memiliki cabang di luar negeri dan lokasi operasi di berbagai tempat. Pelatihan yang diberikan mulai dari manajemen korporat, pengembangan profesional, hingga solusi pelatihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tertentu melalui pelatihan umum atau pelatihan in-house.

Quality Network Conference

Sejalan dengan peluncuran SGS Academy untuk menjadi pusat keunggulan di Indonesia, SGS Indonesia juga menggelar The 12th SGS Indonesia Quality Network Conference (QNC). Melalui ‘learning and development’, SGS Indonesia mengundang perusahaan untuk terus menyebarkan inovasi ke seluruh lapisan perusahaan melalui proses belajar yang berkesinambungan agar perusahaan, dan karyawan perusahaan, bisa terus berkembang.

Acara ini dihadiri sekitar 1.500 perusahaan yang merupakan klien SGS dari berbagai industri untuk untuk bertemu secara langsung dengan pemimpin perusahaan lain, para inovator dan pembicara ternama untuk mengembangkan pengetahuan mengenai standar dan sertifikasi internasional, konsep baru, dan tempat untuk belajar mengenai praktik terbaik yang diterapkan di perusahaan lain untuk mendukung keberhasilan dan kontinuitas bisnis mereka.

Executive Vice President Human Capital & Corporate Affairs PT Garuda Indonesia Heriyanto Agung Putra menyampaikan salah satu perhatian utama Garuda Indonesia dalam menghadapi persaingan global adalah ketersediaan tenaga kerja andal yang dimiliki Garuda. Sejalan dengan tema acara SGS Quality Network Conference 2014, ia menyatakan bahwa ‘learning and development’ di Garuda Indonesia dilakukan melalui pembangunan kapasitas (capacity building) SDM dan perusahaan.

“Learning and Development menjadi salah satu cara Garuda Indonesia untuk memenangkan persaingan di industri penerbangan global,” ujar dia.

SGS Indonesia Quality Network adalah platform bagi perusahaan di Indonesia untuk mengembangkan pengetahuan mereka mengenai standar dan sertifikasi internasional, konsep baru, dan tempat untuk belajar mengenai praktik terbaik yang diterapkan di perusahaan lain untuk mendukung keberhasilan dan kontinuitas bisnis mereka. Konferensi ini mengumpulkan para pemain pasar untuk membahas pentingnya proses pembelajaran dan pengembangan di dalam bisnis.

“SGS Quality Conference adalah tempat yang tepat bagi perusahaan untuk saling bertemu secara langsung dan belajar mengenai praktik terbaik yang diterapkan di perusahaan lalin untuk mendukung keberhasilan mereka. Tiap perusahaan bisa memodifikasi praktik terbaik mereka dengan perspektif global dan kearifan lokal,” ujar Business Manager of Systems and Services Certification of PT. SGS Indonesia, Shashibushan Jogani

BERITA TERKAIT

Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom - Tingkatkan Layanan Digital

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Layanan - CARE Contact Center

  NERACA   Jakarta - Layanan pelanggan merupakan hal yang sangat vital bagi perusahaan dalam berinteraksi dengan masyarakat, baik pelanggan…

Dian Swastika Bangun PLTU di Kalteng - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

NERACA Gunung Mas, Kalteng - PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) di bawah naungan grup Sinarmas membangun pembangkit listrik tenaga…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Kebohongan dalam Dunia Pendidikan

      Skandal kebohongan Dwi Hartanto mengejutkan Indonesia. Namun perilaku menyimpang itu bukan tidak lazim di dunia sains. Tapi…

Penguatan Karakter Tak Melulu Soal Akademis

      Usai ujian akhir semester, Martin seorang guru mata pelajaran sibuk menyiapkan nilai para siswanya. Selain nilai akademis,…

2020, Tak Ada Lagi Mata Pelajaran Matematika Di Negara Ini

      Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa di Indonesia. Tinta merah acap kali tersemat…