Modern Internasional Incar Penjualan Tumbuh 30% - Gandeng Perusahaan Asing

NERACA

Jakarta – Meskipun tahun ini dihantui ancaman inflasi yang tinggi sebagai akibat dampak kenaikan tarif listrik dan gas elpiji 12 kg, sepertinya tidak membuat PT Modern Internasional Tbk sebagai perushaaan mengelola gerai Seven Eleven merasa khawatir terhadap target penjualan seiring khawatiran daya beli masyarakat yang bakal melorot.

Namun sebaliknya, PT Modern Internasional Tbk menargetkan penjualan sepanjang tahun ini dari gerai Seven Eleven tumbuh 30%,”Tahun lalu sales Rp1,2 triliun dan akan naik 20-30% tahun ini,”kata Direktur Utama PT Modern Internasiomal, Henri Honoris di Jakarta, Selasa (16/9).

Menurutnya, dengan target penjualan tersebut akan menelurkan nett income atau laba bersih kisaran 15-20% atau tumbuh dibandingkan perolehan laba bersih tahun lalu sebesar Rp 50 miliar. Maka untuk memenuhi target penjualan tersebut, perseroan akan menambah beberapa outlet dari saat ini sebanyak 175 menjadi 200 outlet.

Kemudian menghadapi persaingan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, perseroan akan terus meningkatkan efisiensi dan menjaga kualitas produk serta harga agar menang dalam kompetisi. Oleh karena itu, kata Henri, pihaknya akan lebih banyak memasarkan produk makanan dan minuman yang sehat dengan brand makanan, minuman dan roti segar.

Lalu soal harga, tetap bisa kompetitif tanpa meninggalkan kualitas. Maka diharapkan, dengan kerjasama perusahaan asing akan mampu mengurangi impor. Pasalnya, selama ini impor telah membebani defisit neraca transaksi berjalan. Sebagai informasi, PT Modern Internasional Tbk yang mengelola toko minuman Seven Eleven, menggandeng Welch Foods Inc untuk memproduksi minuman juice.

Kata Henri Honoris, kerja sama tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan kedua belah pihak. Dijelaskan, kerjasama ini merupakan salah satu realisasi rencana pemberian lisensi ke PT Modrn Internasional, sehingga produk minuman juice bisa lebih murah.

Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan kepercayaan dari Welch's untuk menggunakan brand, produksi, packaging, distribusi, penjualan dan marketing produk minuman juice. Melalui kerjasmaa ini, diharapkan dapat meingkatkan peran dalam mendukung perekonomian Indonesia.

Sementara Wakil Presiden Internasional Welch Inc Wayne Lutomski menambahkan, pihaknya sangat antusias mengembangkan juice di Indonesia. "Saya gembira menemukan mitra karena sudah lama belum mendapatkan mitra,”tandasnya.

Sepanjang semester pertama tahun ini, PT Modern Internasional Tbk (MDRN) mencatat penurunan laba bersih sekitar 11,8% menjadi Rp31,44 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp35,66 miliar. Disebutkan, turunnya laba tersebut akibat naiknya sejumlah beban, meski penjualan bersih meningkat 16,55% menjadi Rp702,76 miliar dari Rp602,98 miliar pada semester I/2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Catatkan Penjualan Lahan 25,3 Hektar - DMAS Masih Mengandalkan Kawasan Industri

NERACA Jakarta – Kejar target penjualan, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) masih fokus mengembangkan kawasan industri. Apalagi, perseroan menerima permintaan lahan…

Bisnis Semen Masih Lesu - Semester Satu, Penjualan SMGR Turun 4,86%

NERACA Jakarta- Lesunya penjualan semen di semester pertama 2019, dirasakan betul bagi produsen semen. Salah satunya PT Semen Indonesia (Persero)…

Berkah Proyek MRT - Intiland Optimis Penjualan Capai Rp2,53 Triliun

NERACA Jakarta – Keberadaan transportasi massal mass rapid transportation (MRT) menjadi sentimen positif untuk mendongkrak penjualan properti milik PT Intiland…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana…

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Volume Penjualan Semen SMCB Turun 3,30%

NERACA Jakarta – Melorotnya penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) di semester pertama tahun ini, juga dirasakan oleh anak…