WTON Dominasi Saham Citra Lautan Teduh

PT Wijaya Karya Beton (Persero) Tbk (WTON) telahmerampungkan proses akuisisi atas perusahaan beton pracetak PT Citra Lautan Teduh (CLT). Hal tersebut ditandai dengan penandatangananpemindahan kepemilikan saham dari perusahaan dan warga negara Korea(91,67%) serta partner lokal (8,33%) kepada PT Wijaya Karya Beton Tbkdan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Maka dengan akuisisi tersebut, Wika Beton (WTON) memiliki 90% saham di CLT. Kemudian WIKAsebesar 10% dari transaksi senilai US$ 23,5 juta. Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Beton(Persero) Tbk Puji Harjadi mengatakan, nilai akuisisi tersebut selain dari transfer kepemilikan saham juga termasuksejumlah kewajiban yang harus diselesaikan oleh pemilik saham lamaserta kewajiban perusahaan kepada seluruh pihak ketiga.

Sekedar informasi, CLT memiliki kapasitas terpasang sebesar 100.000ton per tahun dengan luas lahan 27,5 hektar are. Produk yang dihasilkanantara lain tiang pancang serta pracetak beton lainnya. Sejak awalberdiri CLT telah melakukan penjualan ke wilayah Batam dan sekitarnyaserta memenuhi permintaan dari negara sekitar, yaitu Singapura, JohorMalaysia, serta Brunei Darussalam.

Pabrik yang berada di tepi pantaiCLT yang dilengkapi dengan dermaga sendiri memberikan keunggulanberupa kemudahan dalam distribusi produk serta biaya distribusi yangrelatif murah karena langsung menggunakan transportasi melalui jalurlaut,”Keunggulan-keunggulan komparatif serta peluang pasar yang terbukalebar ini tentunya akan tetap kami manfaatkan. Di samping sejumlahperubahan dalam hal teknologi, budaya kerja, serta pola pemasaran yangbakal diterapkan pada perusahaan ini melalui manajemen kami yang mulaibekerja sejak pengambilalihan," tambahnya.

Sebagai pemilik mayoritas, laporan keuangan CLT akan dikonsolidasikandalam Laporan Keuangan WIKA Beton Group yang diharapkan dapat segeramencetak laba untuk menaikkan nilai perusahaan mulai tahun ini sertatahun yang akan datang.

Asal tahu saja, guna meningkatkan kapasitas produksinya. Sepanjang tahun ini, Wika Beton berencana menambah kapasitas lahan di sejumlah pabrik yang telah beroperasi sebelumnya. Dari 10 pabrik yang dimiliki, perseroan telah menambah lahan di wilayah Pasuruan seluas 4 hektare (ha) dan di Sulawesi Selatan juga ditambah hingga 8 ha. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham INDR dan BNBR

Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Indorama…

Pemegang Saham Serap Rights Issue MDKA - Bidik Dana di Pasar Rp 1,33 Triliun

NERACA Jakarta - Aksi korporasi yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berupa penerbitan saham baru (rights issue) dengan…

Saatnya Investor Ritel Koleksi Saham Murah - Gejolak Harga Saham

NERACA Jakarta – Fluktuatifnya harga saham di pasar modal, biasanya memberikan kekhawatiran tersendiri bagi investor ritel bila nilai investasinya bakal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sunandar Resmi Jadi Dirut Baru KPEI

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) merombak jajaran direksi. Dimana para pemegang…

Indo Straits Raih Kontrak Baru Rp 121 Miliar

Belum lama ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) medapat kontrak baru senilai Rp 121 miliar berupa penyediaan crane barge untuk…

PNRI Terbitkan MTN Rp 145 Miliar

Guna menunjang pengembangan bisnisnya, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN)…