Proyek Crown Group Laris Manis Terjual

Lebih dari 5000 permintaan dari seluruh dunia telah diajukan untuk menara hunian dan komersial dari Crown Group senilai Rp 2,5 Triliun yang akan dibangun di jantung kota Sydney - di 161 Clarence Street - sejak pendaftaran dibuka pada bulan Maret. Informasi tersebut disampakan Crown Group dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/9).

Disebutkan, Crown Group mengumumkan proyek bernama Crown Sydney yang akan diluncurkan untuk dijual secara global pada tanggal 22 November. Bangunan ini juga akan menjadi bagian proyek serviced apartment dan hotel dari Crown Group senilai Rp10 Triliun dalam lima tahun ke depan.

Dirancang oleh arsitek internasional ternama, Koichi Takada dan dipilih dari puluhan desain kelas dunia dalam sebuah kompetisi desain internasional, bangunan yang penting ini akan menampilkan lantai bawah yang terinspirasi oleh warisan budaya lokal yang bertransisi ke menara kaca dan baja yang modern, dan dipayungi oleh lebih dari lusinan lengkungan baja.

Seperti yang belum pernah ada di Sydney, lengkungan baja akan menambahkan elemen yang mencolok di langit Sydney yang akan membungkus bar dan taman yang berada di puncak menara.

CEO Crown Group, Iwan Sunito mengatakan, jumlah permintaan sudah melampaui rekor permintaan proyek Crown Group sebelumnya,”Menara dengan 220 unit-apartemen ini akan dilengkapi dengan rooftop bar, kolam renang dan pusat kebugaran dan akan menjadi bagian dari jajaran serviced apartment bintang lima milik Crown Group,”ujarnya.

Asal tahu saja, konstruksi proyek tersebut akan selesai pada tahun 2017. Crown Group memiliki visi yang jelas untuk menciptakan sebuah bangunan yang mampu mencerminkan sifat global dari kota Sydney, di mana banyak perusahaan-perusahaan, merek, desain dan orang-orang dari seluruh dunia datang bersama-sama.

Kata Sunito, awalnya pihaknya mengira lokasi luar biasa dari gedung ini di jantung CBD Sydney yang akan menjadikannya populer, namun ternyata desain arsitektur ikonik-nya lah yang telah menarik perhatian orang di seluruh dunia,”Bangunan utama ini juga akan menjadi serviced apartment mewah kami yang akan melayani para tamu dari seluruh dunia,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Proyek Kereta Cepat Diperkirakan Rampung 2020

      NERACA   Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhkan waktu pengerjaan…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Minat Asuransi Meningkat - Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

Nusantara Infrastructure Bagikan Dividen

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berencana untuk memberikan deviden kepada para…

Metrodata Tuntaskan Merger Anak Usaha

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) merampung merger dua entitas bisnis anak usahanya yakni PT Logicalis Metrodata Indonesia (LMI) dengan PT…