PTPP Kantungi Kontrak Baru Rp 31 Triliun

Hingga Agustus 2014, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah mengantongi nilai kontrak sebanyak Rp 31 triliun,”Sekarang Rp 31 triliun sampai Agustus 2014. Itu sama kontrak carry over," kata Direktur Keuangan PTPP, Tumiyana di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, nilai tersebut ditopang oleh total proyek yang berjalan yang mencapai 132 proyek. Dia menuturkan, satu proyek di Tanjung Priok mengambil porsi terbesar mencapai Rp 9 triliun. Disebutkan, proyek paling besar Tanjung Priok dengan nilai Rp 9 triliun dan progresnya sudah mencapai 28%.

Rencananya, proyek tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2016. Perseroan mengungkapkan target kontrak baru mencapai Rp 24 triliun pada 2014. Target akumulasi dengan kontrak berjalan mencapai Rp 46 triliun. Akan tetapi, diakuinya target kontrak baru masih minim. Hingga Agustus 2014, nilai kontrak baru perseroan mencapai Rp 10,95 triliun.

Kata Tumiyana, kontrak baru masih 45%. Menurutnya, circle bisnis kontruksi kuartal II dan kuartal III memang begitu dan dirinya menyakini target kontrak baru tersebut bakal tercapai. Tercatat pada semester pertama tahun ini, perseroan membukukan laba bersih sebanyak Rp 146,7 miliar. Angka ini naik sebanyak 2,25% dibanding periode yang sama sebesar Rp 143,4 miliar. Kemudian untuk pendapatan usaha mencapai Rp 4,6 triliun atau meningkatkan dibanding sebelumnya Rp 4,18 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Naik Rp1,25 Triliun, Banggar Tetapkan Anggaran Subsidi Energi Rp157,79 Triliun

      NERACA   Jakarta - Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun…

Pemerintahan Baru di Bandung Utara Akan Dibentuk

Pemerintahan Baru di Bandung Utara Akan Dibentuk NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil mengatakan akan segera membentuk…

CIMB Niaga Rilis Obligasi Rp 1,012 Triliun

Danai ekspansi bisnisnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah menetapkan bunga tiga seri obligasi senilai Rp1,012 triliun. Dengan demikian,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…