KPR Bank DKI Tembus Rp3,1 Triliun

NERACA

Jakarta - Per Agustus 2014, Bank DKI berhasil membukukan penyaluran Kredit Perumahan Rakyat sebesar Rp3,1 triliun, tumbuh 52% dari penyaluran KPR akhir 2013. “Hal ini menandakan KPR Bank DKI semakin diminati” ujar Sodikin, Group Head Retail & UMKM, di sela-sela Wow Brand 2014 Award yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc di Jakarta, pekan lalu.

Dalam ajang tersebut, Bank DKI menerima penghargaan Indonesia Wow Brand pada banking industry pada kategori mortgage. Indonesia Wow Brand merupakan penghargaan yang diberikan kepada brand berdasarkan riset Mark Plus Inc menggunakan aplikasi teori Wow marketing dan dilakukan di 8 kota di jabodetabek melibatkan 212 responden.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan nasabah dan juga developer-developer yang telah bekerjasama dengan Bank DKI sehingga Bank DKI mendapatkan penghargaan ini” ujar Sodikin.

Lebih lanjut Sodikin mengutarakan, dalam memasarkan KPR Griya Monas, Bank DKI mengutamakan aspek pelayanan kepada nasabah dan kecepatan proses aplikasi kredit serta mengintensifkan kerja sama dengan para pengembang, baik untuk apartemen dan landed house seperti dengan Duta Paramindo Sejahtera untuk Apartemen Green Pramuka dan Adepede Realty untuk hunian Royal Olive.

“Sejak adanya aturan dari Bank Indonesia terkait pembatasan penjualan indent untuk apartement, Bank DKI melakukan mix kombinasi dengan memasarkan KPR Apartemen dan landed house. Untuk apartemen, kami memilih apartemen dengan advantage lokasi yang bagus dan dibangun oleh developer ternama” ujar Sodikin.

Ke depannya, Bank DKI akan bekerjasama dengan Intiland untuk aeropolis, Cenas Group dan apartemen Lexington Residence di Bintaro, PT. PP Properti dengan proyek Grand Kamala Lagoon, Bekasi dan Grand Sungkono Lagoon, Surabaya serta PT. Bina Karya Group untuk proyek Pluit Sea View. “Saat ini Bank DKI masih memiliki pipeline antara Rp200 sampai Rp300 miliar. Kami optimis penyaluran KPR Bank DKI dapat mencapai Rp3,5 triliun di akhir tahun” ujar Sodikin meyakini. [kam]

BERITA TERKAIT

Bank Panin Tambah Porsi Saham Jadi 42,54% - Rights Issue Panin Dubai Syariah

NERACA Jakarta - Jelang rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue, PT Bank Panin…

BEI Bilang Delisting Butuh Proses Panjang - Sikapi Kasus Bank of India

NERACA Jakarta- PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tengah meminta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghapus sahamnya (delisting)…

LABA BERSIH BANK BJB TUMBUH

Komisaris Utama Bank BJB Klemi Subiyantoro (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Utama Ahmad Irfan (kedua kiri), Direktur Komersial merangkap Direktur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…