MAPI Bayar Bunga Obligasi Rp 10,4 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melakukan pembayaran bunga obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri A dan seri B yang ketujuh dengan total nilai sebesar Rp 10.496.250.000 ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Sekretaris Perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk Fetty Kwartati menjelaskan, rincian pembayaran obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri A jumlah obligasi sebesar Rp 53 miliar dengan tingkat bunga 7,95% per tahun, sedangkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2012 seri B sebesar Rp 447 miliar dengan tingkat bunga 8,45% per tahun.

Seperti diketahui, dana hasil penerbitan obligasi sekitar Rp 296 miliar dari dana obligasi digunakan untuk pembayaran penuh atas jumlah pokok obligasi MAPI tahun 2009 seri A berjangka waktu tiga tahun dengan tingkat bunga sebesar 12,25% yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 lalu.

Kemudian untuk membayar sisa imbalan sukuk ijarah PT Mitra Adiperkasa Tbk tahun 2009 seri A berjangka waktu tiga tahun yang jatuh tempo pada 16 Desember 2012 senilai Rp 66 miliar. Sisanya untuk modal kerja antara lain pembayaran atas pembelian barang dagangan, gaji karyawan, dan administrasi. Bertindak sebagai penjamin emisi pelaksana PT Indo Premier Securities dan PT Mandiri Sekuritas dan memperoleh peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Semester pertama tahun ini, perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih meningkat 26% menjadi Rp5,50 triliun dari priode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,38 triliun. Sementara laba usaha tercatat sebesar Rp293,75 miliar dan laba bersih tercatat Rp100,36 miliar atau menurun 31% dibandingkan tahun lalu.

Menurut Fetty Kwartati, selama ini permintaan atas produk dan merek yang perseroan kelola tetap tinggi. Namun pendapatan perusahaan kembali terpengaruh dampak negatif dari melemahnya mata uang rupiah, meningkatnya suku bunga dan fluktuasi nilai tukar valuta asing, serta peningkatan biaya operasional,”Kami akan terus menjaga disiplin pengelolaan biaya dan mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pada 30 Juni 2014, MAPI memiliki sejumlah 1.890 gerai di 61 kota Indonesia. Konsep terbaru yang diluncurkan oleh MAPI adalah Sephora, yang telah resmi dibuka pada bulan Juli 2014 di Plaza Indonesia dan Kota Casablanka. Berdiri di Paris pada tahun 1970, Sephora terkenal akan konsep ritelnya yang unik, khas dengan desain gerainya yang terbuka, pengalaman atas produk kecantikan dari konsultan penjualannya, serta yang terpenting, di Sephora terdapat pilihan merek unik dari berbagai kategori produk termasuk perawatan kulit, parfum, perawatan tubuh dan perawatan rambut, beserta produk dari merek Sephora sendiri.

Saat ini, perseroan telah mengembangkan usahanya dengan bergerak di bidang e-Commerce di Indonesia. “Mengikuti gerai online pertamanya planetsports.net, akan menambah merek dengan membuka gerai online lineashoes.com, sportswarehouse.net dan LiverpoolFC.net,” imbuhnya.

Selain e-Commerce, MAPI juga sedang menjajaki peluang pertumbuhan lain melalui CRM (Customer Relationship Mangement) Grup MAP dan MAP Gift Voucher. Secara kolektif, peluang pertumbuhan ini akan melengkapi usaha inti MAPI guna menyediakan pertumbuhan platform selanjutnya di masa depan.(bani)

BERITA TERKAIT

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…

Kantungi Restu Private Placement - Global Mediacom Raup Dana Rp 292 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan investasi PT Global Mediacom Tbk (BMTR) bersiap menerbitkan saham baru melalui mekanisme panambahan modal tanpa hak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Garap Proyek Berkonsep TOD - WIKA Realty Bidik Penjualan Rp 3,1 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Wijaya Karya Realty (WIKA Realty) sebagai anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)…

Astra Beri Pinjaman Anak Usaha Rp 80,27 Miliar

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Astra International Tbk (ASII) memberikan pinjaman kepada PT Pelabuhan Penajam Banua Taka, anak usaha…

XL Rencanakan Rilis Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I XL Axiata tahap I…