Penjualan Agung Podomoro Rp 3,13 Triliun

Sampai dengan Agustus 2014, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) telah membukukan angka pra-penjualan (marketing sales) mencapai sebesar Rp 3,13 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Investor Relations PT Agung Podomoro Land Tbk, Wibisono mengatakan, proyek Harco Glodok memberikan kontribusi sebesar 26,6% atau masih menjadi kontributor terbesar penjualan marketing perseroan. Kemudian diikuti oleh proyek Orchard Park Batam dengan kontribusi sebesar 24,7% lalu proyek perluasan Podomoro City memberi kontribusi 13,6%.

Sedangkan, proyek Plaza Kenari Mas yang baru diluncurkan perseroan memberikan kontribusi sebesar 6,4% dari total penjualan marketing tersebut, proyek Grand Taruma sebesar 6,0%, Borneo Bay Residences dan Soho Pancoran masing-masing sebesar 4,8%, Metro Park Residences sebesar 4,7%, serta Vimala Hill dan Podomoro City Deli Medan masing-masing memberi kontribusi sebesar 3,7%.

Wibisono juga mengungkapkan perseroan telah menandatangani perjanjian pada tanggal 8 September 2014 lalu dengan Accor untuk mengelola menajemen dua hotel baru yang akan dibangun di Jawa Barat. Kedua hotel baru yang akan dibangun tersebut, yakni Ibis Style Ciawi Vimala Hills Resort di Gadog, Bogor, dan Ibis Style Bandung City Center di Bandung. (bani)

BERITA TERKAIT

DSNG Akuisisi Perusahaan Sawit - Nilai Transaksi Bengkak Jadi Rp 2,1 Triliun

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan produksi lebih besar lagi, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) akan mengakuisi PT Bima Palma…

SCMA Raih Restu Buyback Saham Rp 3 Triliun

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasar (RUPSLB), para pemegang saham menyetujui buyback atau pembelian kembali…

Genjot Penjualan - Anabatic Ekspansi Bisnis Pasar di Asia

NERACA Jakarta – Perluas penetrasi pasar, perusahaan teknologi informasi PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) membidik ekspansi bisnis di beberapa negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Saham Renuka Coalindo Masuk UMA

Perdagangan saham PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami kenaikan harga saham…

Pemda Jateng Tunda Rilis Obligasi Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak melanjutkan rencana penerbitan obligasi daerah seniai Rp1,2 triliun. Padahal, proses penerbitan obligasi tersebut telah mendapat…

BATA Bagi Dividen Interim Rp 8,71 Persaham

PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen interim untuk tahu buku 2018 sejumlah Rp 8,71 per saham atau semuanya…