Cerdas Menganalisis Peluang Usaha Baru

Tidak dapat dipungkiri kalau sebuah gagasan baru berpotensi menciptakan produk baru pula. Karena itu, banyak pengusaha yang terus menciptakan produk baru serta mencari pasar baru untuk meningkatkan keuntungan perusahaan mereka.

Kemudian, perusahaan menggunakan rencana dan analisis untuk menilai kelangsungan hidup peluang bisnis baru.Tetapi ada catatan di sini, tanpa analisa yang tepat, tak jarang produk baru yang mereka kembangkan tidak sesuai keinginan pasar. Wal hasil produk pun mandeg tanpa kemajuan. Berikut enam kriteria untuk menilai sebuah peluang bisnis baru.

Pertama melihat seberapa besar peluang serta persaingan yang ada. Ya, untuk menilai kelangsungan sebuah peluang baru, Anda perlu mengidentifikasi dan mendata semua produk competitor, baik produk maupun jasa. Kemudian, bandingkan peluang bisnis baru Anda dengan beberapa kompetitor yang jualan produknya hamper sama dengan yang Anda jual.

Setelah itu, kenali karakteristik pasar, misalnya bagaimana seorang pengusaha baru capat produknya diterima pasar. Kemudian, kumpulkan data pasar dalam beberapa tahun belakangan demi melihat tren pergerakan pasar. Dari situ, Anda harus dapat menentukan produk seperti apa yang dibutuhkan oleh pasar dengan karakteristik A, B maupun C.

Siapkan salah seorang kepercayaan untuk mengimplementasikan ide baru yang ada. Ini merupakan salah satu karakteristik yang berkaitan dengan keberhasilan usaha. Syaratnya, orang tersebut harus memiliki komitmen tinggi terhadap perusahaan hingga akhirnya ide baru tersebut mampu direalisasikanian untuk kemudian di lempar ke pasar.

Langkah berikutnya ialah memperkirakan kebutuhan modal untuk pelaksanaan ide tersebut. Jika ide dengan cara join atau dengan cara lainnya. Satu hal yang pasti, ide yang diusulkan juga harus berkontribusi terhadap perusahaan kesejahteraan finansial jika diterapkan.

Evaluasi kompatibilitas juga penting dilakukan, Jika Anda tidak dapat mengintegrasikan ide baru ke dalam proses produksi, Anda harus memiliki biaya lebih banyak, seperti membeli peralatan baru guna menunjang produksi.

Terakhir adalah dengan mensinergikan ide yang ada di kepala Anda dan tim, dengan kemampuan manajemen dan SDM yang ada. Setelah itu tentukan strategi pemasaran untuk produk atau jasa yang akan dijual ke masyarakat.

BERITA TERKAIT

Desainer Muda Dipacu Jadi Pelaku Usaha Rintisan Sektor Fesyen - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dan dukungan kepada Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam melaksanakan Modest Fashion…

Kemenperin Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren - Wirausaha Baru

Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif melaksanakan berbagai program dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru. Salah satu langkah strategisnya adalah…

Teguk Segernya Usaha Minuman Jus Buah

Minuman Jus buah,  memang tidak pernah surut mengingat minuman ini terus digemari. Rasanya yang segar dan kandungan vitamin serta serat…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Pajak 0,5 Persen Untuk UMKM

Penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beromzet di bawah Rp 4,8 miliar…

Ini Dia Kiat Sukses Binis Kuliner - Tingginya Persaingan

Bisnis kuliner menjadi salah satu yang paling menjanjikan dan tak pernah sepi, sehingga wajar saja jika banyak orang melirik bisnis…

Teguk Segernya Usaha Minuman Jus Buah

Minuman Jus buah,  memang tidak pernah surut mengingat minuman ini terus digemari. Rasanya yang segar dan kandungan vitamin serta serat…