Tak Pernah Sebanding - PERTUMBUHAN KENDARAAN DAN JALAN RAYA

Penyebab utama kemacetan baik di Jakarta maupun kota besar lainnya, adalah karena pertumbuhan jumlah kendaraan tak sebanding dengan pertumbuhan luas dan panjang jalan.

Bahkan, para pengamat masalah transportasi memperkirakan, pada 2014, jika seluruh kendaraan bermotor yang ada turun ke jalan, maka arus lalu lintas tak bergerak karena sudah tidak ada celah lagi bagi setiap kendaraan untuk bergerak.

Ditlantas Polda Metro Jaya memprediksi, pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di kawasan Jabodetabek pada 2014 mencapai 9,8%. Dari Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, tercatat, jumlah kendaraan pada 2012 mencapai 14.618.313 unit. Sebanyak 10.825.973 unit di antaranya sepeda motor, lalu 2.742.414 unit mobil, 358.895 mobil penumpang, 561.918 mobil barang, dan 129.113 kendaraan khusus.

Sepanjang 2013, jumlah kendaraan di Jakarta dan sekitarnya mencapai 16.043.689 unit. Sebanyak 11.929.103 unit di antaranya berupa sepeda motor, 3.003.499 mobil, 360.022 bus, 617.635 mobil barang dan 133.430 kendaraan khusus.

Dalam sehari, Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengeluarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baru untuk sekitar 4 ribu unit motor dan 1.000 unit mobil. Namun, tentu tak semua kendaraan itu turun ke jalan, sebab, banyak di antaranya yang rusak dan sudah tidak layak pakai lagi.

Lantas berapa pertumbuhan jalan raya? Saat ini, panjang jalanan di Jakarta hanya 7.650 km dan luasnya 40,1 km2 atau 0,26% dari luas wilayah DKI Jakarta. Sedangkan pertumbuhan panjang jalan di Jakarta hanya 0,01% saja tiap tahunnya. (saksono)

Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor di Indonesia 2009-2012

Tahun

Mobil Penumpang

Bus

Truk

Sepeda Motor

Jumlah

--------

2009

---------------

7. 910.407

-------------

2.160.973

------------

4.452.343

-------------

52.767.093

-----------

67.336.644

2010

8 .891 .041

2.250.109

4.687.789

61.078.188

76.907.127

2011

9 .548 .866

2.254.406

4.958.738

68.839.341

85.601.351

2012

10 .432 .259

2.273.821

5.286.061

76.381.183

94.373.324

-------------------------------------------------------------------------------

Sumber: BPS

BERITA TERKAIT

BEI Dorong Perusahaan di Babel Go Public - Optimalkan Pertumbuhan Ekonomi

NERACA Pangkalpinang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Kepulauan Bangka Belitung mendorong perusahaan di daerah menawarkan sebagian saham kepada…

Pemkab Lebak Mampu Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk

Pemkab Lebak Mampu Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, mampu mengendalikan laju pertumbuhan…

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Dilantik 20 September 2018 - Sekretariat Dewan Tengah Persiapkan Jadwal Penyampaian Visi dan Misi

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Dilantik 20 September 2018 Sekretariat Dewan Tengah Persiapkan Jadwal Penyampaian Visi dan Misi NERACA Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Duh, Mahalnya Ongkos Pileg 2019

Biaya untuk branding politik memang tidak sedikit. Semakin rendah popularitas seseorang, biaya akan semakin mahal. Hal lain yang juga menentukan…

Untuk Kepentingan Rakyat atau Menghitung Investasi?

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan, mahalnya mahar politik menjadi anggota legislatif…

Suka dan Duka Berebut Kursi Legislatif

Pemilihan legislatif (Pileg) layaknya pasar kaget. Ramai. Tak digelar tiap hari. Dan yang pasti banyak barang baru. Sebagian mutunya bagus.…