Saham Cipaganti Dilirik Investor Filipina

NERACA

Jakarta - Raja bisnis transportasi asal Filipina, William Chiongbian II berencana melebarkan sayap bisnisnya ke sektor logistik, infrastruktur, dan transportasi di Indonesia. Hal ini dilakukan setelah Fast Logistic Corporation, perusahaan miliknya, mengakuisisi lebih dari 50% saham PT Cipaganti Tbk (CPGT). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata William Chiongbian II, pihaknya serius untuk mengakuisisi perusahaan Cipaganti, “Apalagi, pemimpin baru Indonesia, Pak Joko Widodo menjanjikan akan meningkatkan pembangunan infrastruktur. Ini adalah yang langkah baik untuk mengawali usaha di Indonesia,"ujarnya.

William Chiongbian II saat ini menjabat sebagai President dan Chief Executive Officer Fast Logistic Corporation, perusahaan terkemuka yang menguasai sektor logistik, infrastruktur, dan transportasi di Filipina. Bulan lalu, dia juga terpilih sebagai Komisaris Cipaganti karena menjadi pemegang saham mayoritas perseroan.

Asal tahu saja, kasus penggelapan dana koperasi Cipaganti oleh mantan Direktur Utamanya Andianto Setiabudi menjadi penghambat kinerja PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT). Pada paruh pertama tahun ini, perseroan mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp26,6 miliar. Angka ini turun 40,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Rp44,1 miliar.

Perseroan juga mengakui, dampak kasus koperasi tersebut juga memberikan dampak terhadap pendapatan usaha yang hanya memperoleh Rp 310,12 miliar atau turun dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 371,3 miliar. Hal yang sama juga terjadi pada laba bruto perseroan, juga turun menjadi Rp110,18 miliar dibandingkan periode sebelumnya Rp163,77 miliar. Begitu juga laba usaha terkoreksi jadi Rp78,3 miliar dari sebelumnya Rp105,8 miliar.

Alhasil, laba sebelum pajak perseroan mengalami penurunan menjadi Rp41,17 miliar dari sebelumnya Rp57,7 miliar. Jumlah aset perseroan juga mengalami penurunan menjadi Rp1,316 triliun pada akhir periode semester I-2014 ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,379 triliun. Disamping itu, perseroan berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Senin 25 Agustus 2014. (bani)

BERITA TERKAIT

Restrukturisasi TAXI Disetujui Investor

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang obligasi (RUPO) PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI), para pemegang obligasi akhirnya menyetujui paket restrukturisasi…

PII : Skema KPBU Mulai Banyak Diminati Investor - Resmikan SPAM Semarang Barat

        NERACA   Semarang - Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)…

Jaga Kepercayaan Investor

Kondisi nilai tukar rupiah memang berfluktuasi cukup dalam. Ini merupakan dampak ekonomi global yang utamanya berasal dari kondisi ekonomi AS.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…