Pentingnya Investasi Kesehatan Sejak Dini

Pentingnya arti kesehatan, sepatutnya menggugah setiap keluarga untuk terlebih dahulu memiliki asuransi kesehatan dibanding asuransi lainnya. Hal ini dianggap penting karena kesehatan adalah aset tak ternilai yang dimiliki manusia.

NERACA

Asuransi kesehatan menjadi sangat penting mengingat kemungkinan risiko yang bisa saja dialami sewaktu-waktu terhadap anggota keluarga. Sebelum membuka asuransi lainnya, maka asuransi kesehatan menjadi hal wajib yang dimiliki keluarga sebagai bentuk investasi masa depan yang sangat menguntungkan.

Selain itu, asuransi juga bermanfaat untuk menertibkan alokasi keuangan keluarga demi masa depan. Pembayaran premi setiap bulannya menjadi kewajiban yang harus dijalankan oleh keluarga pembeli asuransi kesehatan. Sehingga secara otomatis dapat menata keuangan keluarga dengan baik. Hal ini data disebut juga termasuk dalam investasi masa depan.

Seperti halnya asuransi BPJS sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan khusus pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) terus berupaya meningkatkan layanan.

Saat ini, BPJS Kesehatan telah memiliki 103 kantor cabang, 367 kantor layanan operasional kabupaten/kota, dan 1.212 BPJS Kesehatan Center. Untuk mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pekerja di kawasan industri, lembaga juga telah membuka 19 liaison officer.

Di samping itu, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 30 perusahaan asuransi swasta melalui skema koordinasi manfaat atau coordination of benefit (CoB) dalam memberikan tambahan manfaat non-medis bagi masyarakat yang menginginkan manfaat lebih.

Perusahaan asuransi swasta yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan lembaga ini, antara lain PT MNC Life Assurance, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera, PT Equity Life Indonesia, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi AXA Mandiri Financial Service, PT Lippo Insurance, PT Asuransi AXA Financial Indonesia, dan lainnya.

“Perubahan PT Askes (Persero) sebagai korporasi negara menjadi BPJS Kesehatan, badan hukum publik yang sedang kita kelola saat ini adalah sebuah proses yang sangat fundamental. Perubahan yang sedang kita jalani, harus melibatkan peran aktif dari seluruh duta BPJS Kesehatan,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan pada semeter I/2014, atau hingga 30 Juni 2014, dalam meningkatkan layanan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 16.831 fasilitas kesehatan tingkat pertama, terdiri dari 9.752 puskesmas, 3.314 dokter praktik perorangan, 1.656 klinik pratama, 1.326 klinik TNI/Polri, 778 dokter gigi praktik mandiri, dan lima RS D Pratama.

Pada semester tahun ini, BPJS Kesehatan tercatat telah membayarkan klaim fasilitas kesehatan, sebesar Rp16,4 triliun. Menariknya, berdasarkan laporan 12 Kantor Divisi Regional BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia, rata-rata jumlah hari penyelesaian klaim adalah 3,16 hari sejak berkas lengkap dari rumah sakit diajukan kepada BPJS Kesehatan, jauh lebih cepat daripada ketentuan batas waktu yang ditetapkan, yaitu selama 15 hari.

BERITA TERKAIT

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Lagi, BEI Buka Galeri Investasi di Manado - Tumbuhkan Minat Investasi

NERACA Manado – Gejot jumlah investor lokal, khususnya membidik investor potensial dari kalangan mahasiswa, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus…

Literasi Investasi Mahasiswa Harus Ditingkatkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Surakarta menyatakan, literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa harus ditingkatkan karena sektor…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…