Indosat Hadirkan Mobil Klinik Untuk Masyarakat Jogja

NERACA

Sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR), operator seluler Indosat bersama perusahaan induknya, Ooredoo menghadirkan layanan kesehatan Mobil Klinik Indosat bagi masyarakat Yogyakarta, yaitu di Dukuh Ringinsari, Dukuh Dawuh, dan Dukuh Sumber Watu yang berlokasi di sekitar Candi Ratu Boko.

Rangkaian kegiatan sosial yang dilakukan ini merupakan bagian dari implementasi visi dari Ooredoo Group untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keberadaan Mobil Klinik Indosat diharapkan mendorong masyarakat meningkatkan kualitas kesehatan guna menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.

"Anak-anak yang sehat akan melahirkan generasi bangsa yang kuat. Semangat tersebut yang melandasi program Mobil Klinik Indosat, dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli.

Layanan kesehatan secara gratis tersebut bertujuan untuk turut menjaga kesehatan sekaligus memberikan pengobatan bagi anak-anak yang biasanya mudah terserang oleh berbagai penyakit infeksi.

“Mobil klinik kesehatan Indosat di Indonesia ditargetkan melayani hingga 75.000 orang,” ujar dia

Mobil Klinik Ooredoo menyediakan berbagai layanan kesehatan bagi daerah terpencil yang belum terjangkau fasilitas kesehatan. Bekerjasama dengan Yayasan Leo Messi pada tahun 2013, program ini bertujuan memberikan layanan kesehatan dengan fokus di pasar Ooredoo di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara.

Chairman Ooredoo, H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani mengatakan sangat gembira dengan ekspansi mobil klinik di Indonesia, terutama di Yogyakarta. Ooredoo memiliki target untuk melayani 2 juta penduduk Indonesia pada akhir 2016 nanti melalui CSR Mobil Klinik Indosat.

"Indosat sebagai bagian dari Ooredoo juga memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia. Setelah di Indonesia, CSR serupa juga akan dilaksanakan di Myanmar,” ujar dia

Program yang menggandeng Leo Messi Foundation sejak tahun lalu ini telah merangkul 600.000 orang di seluruh dunia. Saat ini layanan kesehatan mobil klinik diperluas dengan menyediakan berbagai macam obat, vaksinasi, dan pendidikan tentang penyakit menular untuk anak-anak dan keluarga mereka. Tak hanya itu, kehadiran mobil klinik tidak hanya memberikan layanan kesehatan, namun juga memberikan penyuluhan dan pembinaan kesehatan.

Diharapkan masyarakat tidak hanya menikmati layanan kesehatan, namun juga memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan dan menciptakan budaya hidup sehat. Dalam kondisi darurat seperti terjadinya bencana alam, mobil klinik juga terjun melakukan kegiatan evakuasi untuk membantu mengatasi kondisi darurat yang dialami korban bencana.

BERITA TERKAIT

Diversifikasi Pasar Ekspor untuk RI yang Sejahtera

  Oleh: Nurul Karuniawati, Peneliti Universitas Udayana               Setiap peluang perdagangan akan menentukan pertumbuhan ekonomi sebuah bangsa. Karena itu,…

Presiden Minta PKH Tak Digunakan untuk Konsumtif

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengarahkan warga penerima…

Pemahaman Masyarakat Mengenai UU Konsumen Dinilai Rendah

Pemahaman Masyarakat Mengenai UU Konsumen Dinilai Rendah NERACA Palembang - Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan menilai tingkat pemahaman masyarakat…

BERITA LAINNYA DI CSR

Konsisten Konservasi Hutan - APP Berhasil Tekan Dampak Kebakaran Hutan

Menyadari keberlanjutan bisnis usahanya tidak lepas dari menjaga kelestarian alam, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas selalu konsisten melakukan…

Peduli Pendidikan Lewat UFE - PermataBank Berikan Advokasi Libatkan Komunitas

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, PermataBank melalui program corporate social responsibility (CSR) menggelar Unite for Education (UFE) sebagai upaya…

Sejahterakan Petani di Kalimantan Selatan - BNI Bantu Program Kegiatan Padat Karya Tunai

Membangun fundamental ekonomi dari sektor pertanian terus ditingkatkan pemerintah. Namun implementasi tersebut tidak bisa lepas dari keterlibatan peran swasta dan…