Performa Honda Freed Sangat Nyaman di Jalan Ibu Kota

NERACA

Untuk membuktikan keyamanan berkendara dengan Honda Freed kami pun memulai perjalanan Jakarta-Bandung. Dimulai dari sisi eksterior, mobil ini tampak seperti Jazz yang lebih panjang dan lebih tinggi bila dilihat dari depan.

Mobil ini juga tampak besar pada sisi buritan dengan desain pintu belakang stylish berkombinasi dengan lampu belakang yang berukuran kecil. Meski terasa ada yang kurang dengan tidak adanya fog lamp di bagian depan, secara keseluruhan Freed hadir dengan dimensi yang compact dan tampilan yang terbilang unik.

Setelah puas mengamati luar Freed, kami pun mulai mengamati interior MPV 7-seater ini. Ketika menonaktifkan alarm dan membuka pintu, kami disambut dengan speedometer yang eye-catching dengan kontras warna biru putih menyala di atas background berwarna hitam, seolah lampu mobil dihidupkan.

Di bagian depan, pandangan mata kami sedikit terganggu dengan desain dashboard yang bertingkat. Tanpa desain bertingkat tersebut maka dashboard akan jauh terlihat lebih elegan disamping komposisi ruang kaki secara keseluruhan juga akan menjadi lebih luas hingga baris ketiga/terakhir.

Desain dashboard ini juga mengurangi nilai ergonomis pengemudi dalam meraih fitur interior dan fitur entertainment yang ada. Dan sangat disayangkan masih belum tersedia audio switch di steering wheel Honda Freed seperti kebanyakan mobil modern saat ini untuk meminimalisir kekurangan tersebut. Untuk fitur entertainment sendiri, MPV ini telah dilengkapi dengan audio system Double Din yang memiliki fungsi Radio, CD/MP3 Player, plus USB port dan Ipod Connector yang merupakan pertama di kelasnya.

Selain itu, catatan juga kami berikan pada fitur interior yang terbilang konvensional. Tombol pengaturan AC terlihat kurang elegan plus material interiornya yang terlihat tidak sekelas dengan line up Honda yang ada. Sangat disayangkan mobil ini juga tidak dilengkapi dengan pelipat spion otomatis.

Seperti apakah performa mesin i-VTEC 1.5 liter Honda Freed yang menurut data spesifikasi mampu menghasilkan tenaga dan torsi maksimal sebesar 118 PS dan 146 Nm ini?

Meski berkapasitas sama dengan Jazz dan City, mesin Honda Freed di setting berbeda dengan sedikit pengurangan pada tenaga dan sedikit penambahan pada torsi. Putaran mesin bawah Freed terasa baik, berbanding terbalik dengan Jazz dan City yang kuat di putaran atas.

Kecepatan hingga 100 km/jam cukup mudah diraih dengan berkendara secara normal. Freed juga cukup responsif dalam uji "stop n go", bahkan di posisi tanjakan sekalipun. Dibekali transmisi otomatis 5 percepatan (5 AT) konvensional, perpindahan gigi terasa lebih halus mengoptimalkan kenyamanan berkendara Freed.

Dengan dukungan teknologi Drive by Wire (DBW) dan Torque Boost Resonator untuk meningkatkan torsi pada putaran bawah dan tenaga pada putaran atas, Freed mampu menempuh kecepatan maksimum hingga 170 km/jam dari batasan angka 180 km/jam yang ada di speedometer. Hasil ini kami peroleh dengan catatan di kecepatan 165 km/jam Freed sudah terasa melayang, melanjutkan pengujian 0 - 100 km/jam yang dapat dicapai dalam waktu 13,5 detik.

Sistem peredaman kabin Honda yang terkenal kedap kembali terbukti melalui Freed. Suara mesin dan ban baru mulai terdengar di atas kecepatan 120 km/jam di atas 4.000 RPM.

Body roll juga sangat minim hingga kecepatan 100 km/jam sekalipun. Membuatnya stabil berpindah lajur ke kiri maupun ke kanan. Hal ini didukung oleh suspensi yang medium-hard plus bobot Freed yang lebih berat, membuatnya menempel di aspal secara maksimal dengan rasa berkendara layaknya mengemudikan sedan.

Dimensinya yang kompak membuat Freed cukup lincah bermanuver dalam aktivitasnya sehari-hari. Radius putarnya yang pendek (5,2 m), cukup untuk melakukan u-turn (putar balik - red) dari lajur pertama ke lajur ketiga di jalan raya ibukota.

BERITA TERKAIT

Mohon Perbaikan Jalan Rusak

 Di jembatan (Fly Over) dari arah Grogol menuju Jelambar. Menurut saya bahwa lubang pada jalanan tersebut sudah berlubang lumayan dalam…

Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan WBK

Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan WBK NERACA Sukabumi - Kota Sukabumi kembali menoreh prestasi untuk kesekian kalinya. Kali ini, prestasi…

Kadin Dukung Pemindahan Ibu Kota

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) siap mendukung rencana pemindahan ibu kota RI…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Pengembangan Kendaraan Pedesaan Butuh Sinergi

Kementerian Perindustrian menekankan perlunya langkah sinergi di antara pemangku kepentingan terkait dalam akselerasi pengembangan kendaraan pedesaan di Indonesia. Upaya ini…

Konsumsi BBM Honda Mobilio Tembus 24,1 Km/Liter

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Honda Mobilio menembus 24,1 km/liter dalam ajang lomba efisiensi yang diikuti komunitas, calon pembeli, dan…

Ford Gandeng Alibaba Pacu Penjualan Lewat E-commerce

Alibaba Group Holding menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil Amerika, Ford Motor Co, terkait kerja sama di bidang teknologi komputasi, konektivitas…