SHARP Gelar Pendidikan Dini Bidang Teknologi dan Lingkungan

NERACA

PT SHARP Electronics Indonesia melanjutkan upaya untuk berada lebih dekat dengan masyarakat melalui penyelenggaraan pameran produk bertajuk Kualitas Takumi Roadshow di 4 kota besar di pulau Jawa.

Takumi berasal dari bahasa Jepang berarti ‘ahli’. Takumi merupakan orang-orang terlatih dan mahir dalam melakukan hal-hal yang mendekati kesempurnaan, yang berangkat dari semangat keinginan untuk menghasilkan karya terbaik, yang hanya dapat dilakukan oleh manusia.

Sebagai salah satu agenda dari Kualitas Takumi Roadshow, SHARP melaksanakan misinya untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mendatangi salah satu sekolah dasar di setiap kota yang dikunjunginya untuk mengadakan pendidikan mengenai lingkungan. Di kota Bogor, SHARP mengunjungi SD Negeri Sempur Kaler yang berlokasi di Jln.Sempur kaler RT 03/02 kelurahan Sempur kota Bogor.

PR & CSR Manager PT SHARP Electronics Indonesia, Pandu Setio menuturkan, kegiatan CSR SHARP kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai listrik dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, sumber – sumber energi, serta pengetahuan mengenai penyebab dan penanggulangan global warming serta pelestarian lingkungan dengan cara yang sederhana, menyenangkan dan mudah dipahami.

“Selain itu SHARP pun berbagi pengetahuan mengenai mekanisme kerja produk elektronik sebagai dasar pengetahuan akan perkembangan teknologi modern. Harapannya, setiap anak mampu untuk berpikir secara logis dan memperoleh pengetahuan yang baru,” jelas dia

Selain kegiatan berupa pemberian teori dan praktek yang bersifat edukatif tersebut, SHARP pun mengajak anak-anak melakukan penanaman pohon dan kegiatan aksi bersih di area sekolah serta workshop pemanfaatan botol bekas air mineral dan sampah organik menjadi hiasan guna meningkatkan kreatifitas serta menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya kegiatan pelestarian lingkungan demi masa depan. Tidak hanya itu, di akhir acara SHARP menyumbangkan 10 pohon buah-buahan dan peralatan kebersihan kepada pihak sekolah agar dapat terus melaksanakan kegiatan pelestarian lingkungan.

“Suatu kebanggan bagi sekolah kami dikunjungi oleh SHARP, kegiatan ini sangat baik sekali bagi pengetahuan anak-anak didik kami. Selain pengetahuan berupa teori yang di berikan, anak-anak didik kami pun diajak langsung melakukan kegiatan pelestarian lingkungan, jadi pemahaman mereka semakin bertambah tidak hanya teori saja,” Ungkap Hj. Sulianti. S.Pd, M.Pdselaku Kepala Sekolah Dasar Sempur Kaler, Bogor.

Diharapkan dengan kegiatan ini, SHARP dapat berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan kesadaran serta merangsang anak – anak Indonesia untuk secara aktif melakukan kegiatan pelestarian lingkungan sejak dini.

BERITA TERKAIT

Pentingnya Deteksi dini Tumor dan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel abnormal, tidak terkontrol pada kelenjar dan jaringan payudara. Karenanya bagi wanita…

Keraton Yogyakarta Gelar Ritual Jamasan Kereta Pusaka

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar upacara ritual jamasan atau mencuci kereta pusaka di Kompleks Museum Kereta Keraton, Yogyakarta. Dalam ritual yang…

Pulau Batam dan Bintan Potensial Dongkrak Kunjungan Wisman Ke Indonesia

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata, Rizky Handayani Mustafa menilai jika digarap dengan serius, Batam dan Bintan sangat…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…