Dell, Emerson, HP dan Intel Siapkan Redfish

Bisnis penyimpanan data memang menjadi salah satu bisnis yang harus menggunakan teknologi terkini dan harus terus berkembang. Bisnis ini sendiri muncul akibat sulitnya menyimpan data dan menjaga data dengan baik. Dengan teknologi yang ada, beragam produsen akhirnya memulai bisnis ini untuk membantu pengguna data untuk menjaga datanya dengan baik dan terutama membuat system yang memudahkan pengguna data dapat menggunakan datanya dengan cepat dan dengan baik dimanapun dan kapanpun berada.

Teknologi pun terus berkembang seiring majunya zaman, akhirnya banyak sekali produsen penyimpanan data yang menggunakannya. Para pemimpin industridi bidang teknologi seperti Dell, Emerson Network Power, HP dan Intel mengumumkan hadirnyaRedfish, sebuah spesifikasi yang sedang dikembangkan untuk manajemen data center dan sistem dengan fungsionalitas, skalabilitas, dan keamanan yang komprehensif. Ini adalah salah satu spesifikasi paling komprehensif sejak peluncuran Intelligent Platform Management Interface (IPMI) pada 1998 lalu.

Redfish menggunakan jenis antarmuka (interface) jejaring modern yang memungkinkan akses terhadap data menggunakan metode pemrogramanscript-basedyang sederhana. Solusi ini akan didesain untuk meningkatkan skalabilitas dan memperluas akses dan analisis data, membantu menurunkan biaya, dan mengembangkan manajemen jarak jauh yang kaya fitur agar lebih canggih lagi (feature-rich remote management) sekaligus memastikan solusi yang aman yang melindungi investasi penggunanya.

Fokus dari para pihak yang terlibat dalam kerjasama pengembangan Redfish adalah memastikan bahwa spesifikasi tersebut meningkatkan interoperabilitas di berbagai lingkungan server ganda dan memudahkan pengelolaan secara signifikan, agar para administrator bisa ‘berbicara’ dalam satu bahasa dan menjadi lebih produktif. Selain itu, Redfish memungkinkan akses ke informasi dalam jumlah sangat besar dan secara efisien menerjemahkan data tersebut menjadi insight yang bisa ditindaklanjuti untuk monitoring dan manajemen sistem.

Upaya pengembangan ini dilakukan dengan memanfaatkan pengalaman dari para pihak yang terlibat khususnya dalam teknologi hardware sistem IT, mikroprosesor, dan manajemen infrastruktur data center (DCIM). Hal ini nantinya diharapkan dapat memajukan dunia penyimpanan data, tentunya dengan kemudahan mengakses data dan kemudahan memasukan data dimanapun dan kapanpun berada.

Perusahaan yang terlibat bekerjasama dengan berbagai badan dan asosiasi standar industri untuk mempercepat proses pengembangan, demi mengantisipasi pengadopsian Redfish secara luas. Spesifikasi ini akan diserahkan ke ‘Distributed Management Task Force’ untuk mendapatkan pertimbangan dari ‘Scalable Platform Management Forum’, sebuah forum yang baru dibentuk dan bertugas untuk membuat standar terkait solusi yang sedang dikembangkan ini. Setelah mendapat persetujuan Forum di atas, spesifikasi ini akan segera tersedia untuk umum.

Informasi lebih lanjut mengenai Redfish bisa didapatkan di Intel Developer Forum (IDF) yang diadakan di San Francisco pada 9 – 11 September, atau buka website berikuthttp://www.redfishspecification.org.

BERITA TERKAIT

Jasa Marga Wajib Siapkan Petugas Gardu

PT Jasa Marga (persero) selaku pengelola mayoritas jalan tol seharusnya wajib menyediakan petugas jaga khusus di semua gardu pembayaran nontunai.…

Aspek Legalitas dan Pembinaan Jadi Fokus Pengawasan Koperasi

Aspek Legalitas dan Pembinaan Jadi Fokus Pengawasan Koperasi NERACA Mataram - Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno mengatakan aspek…

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat - Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel NERACA Incheon, Korea…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…