Saham Asuransi Bintang Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) dan PT Atlas Resources Tbk (ARII) dengan ditandai pencabutan sanksi penghentian sementara (suspensi). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy mengatakan, suspensi atas perdagangan saham ASBI di pasar reguler dan tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I pada perdagangan Rabu (10/9). Sebelumnya, BEI melakukan suspensi pada saham ASBI lantaran meningkatnya harga kumulatif secara signifikan sebesar Rp750 atau 107,14% dari harga penutupan Rp700 pada 14 Agustus 2014 menjadi Rp1.450 pada 8 September 2014.

Di samping itu, BEI juga membuka suspensi perdagangan saham PT ARII di pasar reguler dan tunai setelah melakukan suspensi pada 23 Juli 2014 karena anjlok sebesar Rp404 atau 57,71% dari harga penutupan Rp700 pada 16 Juli 2014 menjadi Rp298 pada 22 Juli 2014. Setelah suspensi perdagangan saham dicabut, saham ARII dibuka menguat 4 poin menjadi Rp300 dan pada pukul 10.50 WIB meningkat menjadi Rp370 per lembar. Sementara saham ASBI tak bergerak. (bani)

BERITA TERKAIT

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Penjatahan Saham Efektif Berlaku Awal 2018

NERACA Jakarta –Wacana penjatahan saham IPO bagi investor ritel dan istitusi tengah di kodok PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…