Pefindo Proyeksikan Prospek Baik Tifa Finance

NERACA

Jakarta - Kinerja keuangan perusahaan pembiayaan, PT Tifa Finance Tbk (TIFA) diproyeksi memiliki prospek baik didukung peluang bisnis barunya di pembiayaan perumahan. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Achmad Kurniawan Sudjatmiko, di tengah melambatnya pertumbuhan industri pembiayaan karena menurunnya permintaan alat berat, peraturan baru yang mengizinkan perusahaan pembiayaan melakukan pembiayaan perumahan memberi kontribusi positif terhadap TIFA.

TIFA masuk ke bisnis ini pada kuartal I/2014 melalui skema consumer financing, dan menyebabkan jumlah pembiayaan consumer financing perusahaan naik dari Rp1,3 miliar per akhir tahun lalu menjadi Rp13,9 miliar,”Dengan prospek yang baik itu, kami percaya bahwa bisnis baru ini akan memiliki dampak cukup kuat bagi kondisi keuangan TIFA di masa mendatang,”ujar Achmad Kurniawan.

Di samping itu, kinerja perseroan juga didukung mulai gencarnya TIFA menyalurkan pembiayaan pada kuartal II tahun ini, dengan menyeimbangkan distribusi pembiayaan kepada produk bukan alat berat, terutama ke sektor transportasi, perdagangan dan konstruksi.

Hasilnya, pembiayaan TIFA meningkat menjadi Rp979 miliar pada akhir kuartal II/2014, setelah turun Rp958 miliar pada akhir tahun lalu. Selain itu, TIFA menjadi lebih selektif memilih sumber daya yang akan digunakan untuk membiayai pertumbuhannya dengan menggunakan sumber daya internal di tengah naiknya tingkat suku bunga.

Akibatnya, marjin laba operasional dan laba bersih pada semester I tahun ini meningkat 27,5% dan 21% dari 25% dan 17,8% pada akhir 2013,”Dengan mengoptimalkan peluang tersebut, menyeimbangkan portofolio pembiayaan dan mengoptimalkan sumber daya internalnya kami percaya TIFA akan tumbuh 8,52% year on year pada tahun ini dan 9,7% secara CAGR selama tahun 2013-2018," ujar dia.

Pendapatan tahun ini diestimasi tumbuh 5,65% menjadi Rp187 miliar dibanding tahun lalu Rp177 miliar dan laba bersih naik 9,4% menjadi Rp47 miliar dari realisasi tahun lali Rp44 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Intan Baruparana Finance Bernafas Lega - Penyelesaian Utang Diperpanjang

NERACA Jakarta – Dibalik rencana restrukturusisasi utang, perusahaan jasa keuangan PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) bisa bernafas lega karena…

Pefindo Beri Peringkat A- MTN SNP Finance

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA- intuk MTN I Tahap I/2017 PT Sunprima Nusantara Pembiayaan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…