Bank Mega Bidik Laba Rp 1,3 Triliun

Sampai akhir tahun, PT Bank Mega Tbk (MEGA) optimis target laba bersih sebesar Rp 1,3 triliun akan tercapai. Target laba sendiri mengalami pertumbuhan sekitar 148% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp524,8 miliar.

Direktur Utama Bank Mega Tbk Kostaman Thayib mengatakan, pihaknya akan mendorong pertumbuhan kredit sebagai salah satu langkah untuk meraih target,”Strategi Bank Mega sampai akhir 2014 untuk sektor kredit yakni fokus pada penyaluran di segmen korporasi, komersial, konsumer, dan kartu kredit," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, khusus di bisnis kartu kredit, perseroan menerapkan strategi dengan melakukan sinergi dengan perusahan ritel CT Corpora. Menurutnya, dengan didukung CT Corpora, kartu kredit perseroan cukup kuat sehingga menjadi fokus utama perseroan untuk sektor ritel.

Kendati demikian, Kostaman Thayib menambahkan bahwa pihaknya juga tetap akan mendorong pertumbuhan kredit di segmen lainnya sehingga kinerjanya menjadi berimbang,”Untuk tahun ini, perseroan menargetkan kenaikan penyaluran kredit mencapai Rp33,4 triliun. Sementara pada semester I 2014 kredit tumbuh 28 persen menjadi Rp32,6 triliun dari Rp25,5 triliun pada periode sama tahun lalu,”katanya.

Selain itu, lanjut dia, dalam rangka mencapai target perseroan itu, perseroan juga akan mendorong bisnis di dana pihak ketiga (DPK) dengan memperbesar segmen "retail affluent", pengembangan layanan "cash management" untuk memperkuat segmen korporasi, pengembangan jaringan, fitur dan layanan perbankan untuk meningkatkan daya saing di segmen ritel.

Kostaman Thayib mengemukakan bahwa DPK ditargetkan tumbuh menjadi Rp55,5 triliun. Pada semester I tahun ini, DPK tercatat tumbuh sebesar delapan persen menjadi Rp47,5 triliun dari periode sama tahun sebelumnya Rp43,9 triliun,”Dengan strategi yang diterapkan, perseroan yakin dapat mencapai target yang diharapkan pada tahun ini," ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…