Investasi Bidang Kebidanan - Dapat Menimalkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir

Hak perempuan untuk mendapatkan kesehatan, mengemban 96% dari jumlah kematian ibu melahirkan secara global, 91% bayi lahir mati, dan 93% kematian bayi baru lahir namun hanya memiliki 42% dari keseluruhan jumlah dokter, bidan dan perawat di dunia.

NERACA

Saat ini, hanya 22% negara yang secara potensial memiliki cukup bidan yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dasar perempuan dan bayi yang baru lahir, sementara itu 78% negara menghadapi kekurangan serius dalam bidang kebidanan yang akan mengakibatkan kematian ibu dan bayi yang sebenarnya dapat dicegah.

Bidan memiliki peran penting untuk mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) ke-4 (menurunkan kematian anak) dan ke-5 (meningkatkan kesehatan ibu). Apabila bidan menerima pendidikan sesuai standar internasional serta didukung oleh sistem kesehatan yang berfungsi optimal, mereka dapat memberikan sekitar 90% perawatan penting untuk ibu dan bayi baru lahir serta berpotensi mengurangi dua per tiga dari angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

Meskipun terjadi penurunan tingkat kematian ibu di 73 negara yang berada dalam laporan The State of the World’s Midwifery (SoWMy) tetap menurun setiap tahun sebanyak 3% sejak tahun 1990 sementara kematian bayi baru lahir menurun sebanyak 1.9% pertahun sejak tahun 1990 masih banyak yang harus dilakukan oleh negara-negara tersebut untuk mengatasi kekurangan pelayanan kebidanan.

Sementara target Indonesia dalam MDG ke-5 adalah menggurangi angka kematian ibu menjadi 102 kematian per 100,000 jumlah kelahiran hidup pada akhir 2015. Seiring dengan bertumbuhnya populasi dunia, kesenjangan sumber daya tenaga ahli dan infrastruktur juga akan meningkat, kecuali tindakan untuk mengatasi hal tersebut segera dilakukan.

“Bidan memiliki peran penting dalam memastikan kehamilan dan kelahiran yang terencana dan aman. Dibekali dengan dukungan dan pelatihan yang tepat, bidan dapat berpotensi mengurangi kematian ibu dan bayi baru lahir sebesar dua per tiga, dan memberikan 87 persen pelayanan kesehatan penting yang dibutuhkan ibu dan bayi baru lahir. Kebidanan yang berkualitas bisa menyelamatkan banyak nyawa dan berkontribusi pada keluarga yang sehat dan komunitas yang lebih produktif,” kata Jose Ferraris, perwakilan UNFPA untuk Indonesia.

Sedangkan laporan SoWMy 2014 memuat rekomendasi untuk memperkecil kesenjangan yang ada dan memastikan semua wanita mendapatkan akses pelayanan kesehatan seksual, reproduksi, ibu, dan bayi baru lahir serta keluarga berencana. Hal tersebut juga termasuk pelayanan pencegahan dan dukungan dari tim kebidanan yang bekerjasama, serta akses langsung terhadap pelayanan darurat apabila diperlukan.

“Kami berharap, setelah workshop ini, pemahaman yang lebih baik terhadap peran kebidanan dalam sistem kesehatan dapat tercapai dan mendorong lebih banyak pihak yang berkepentingan untuk secara aktif terlibat dalam meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, penerimaan dan kualitas dari tenaga kerja kebidanan di Indonesia. IBI khususnya akan memperkuat para anggotanya agar dapat memenuhi standar kompetensi nasional dan global dalam mendukung program-program pemerintah untuk mencapai target MDG kesehatan," kata Emi Nurjasmi, ketua ikatan bidan Indonesia (IBI).

BERITA TERKAIT

Target RPJMN Bidang Infrastruktur Diyakini Tercapai

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meyakini bahwa sasaran Rencana…

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019

BPN Banten Targetkan Pendaftaran Tanah 272.710 Bidang Pada 2019 NERACA Serang - Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten…

Tarif Tol Trans Jawa Bakal Turun - Mempertimbangkan Kontrak dan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penurunan tarif tol…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Peneliti Temukan Obat Baru untuk Kanker Stadium Lanjut

Peneliti memberikan harapan baru bagi penderita penyakit ganas, kanker stadium lanjut. Sekelompok peneliti di Inggris berhasil menemukan obat yang dapat…

Cegah Perubahan Iklim dengan Atasi Obesitas dan Kurang Gizi

Perubahan iklim tak cuma membuat cuaca jadi tak menentu, tapi juga berhubungan erat dengan masalah gizi seperti obesitas dan kelaparan.…

Kratom, Dilema Daun Ajaib dan Zat Berbahaya

Jika menyebut kopi bisa dipastikan hampir semua orang akan paham arah pembicaraan, namun ceritanya akan ketika bertemu dengan kata Kratom…