Eximbank Diminta Berinovasi - Pelantikan CEO Baru

NERACA

Jakarta- Menteri Keuangan Chatib Basri meminta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank melakukan inovasi dalam pembiayaan ekspor, sebagai persiapan dalam menghadapi perlambatan pertumbuhan ekonomi global pada 2015 mendatang."Dedikasi dan kemampuan untuk mencari peluang, serta inovasi untuk mengatasi hambatan, menjadi penting," kata dia, saat memberikan sambutan dalam pelantikan Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank periode 2014-2019 di Jakarta, kemarin.

Chatib melantik Ngalim Sawega sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif atau CEO Indonesia Eximbank periode 2014-2019 menggantikan I Made Gde Erata yang telah menyelesaikan masa baktinya. Dia menambahkan tahun depan bukan tahun yang mudah karena China yang menjadi salah satu mitra ekspor Indonesia mengalami perlambatan ekonomi, dan likuiditas global makin ketat karena adanya normalisasi kebijakan moneter Amerika Serikat.

"Saya membayangkan likuiditas global semakin ketat, dalam konteks ini pembiayaan ekspor menjadi krusial, karena hanya dengan pembiayaan ekspor yang baik, maka sektor ekspor tidak terpengaruh signifikan akibat pengetatan likuiditas global," ujarnya.Untuk itu, terobosan maupun inovasi tersebut dibutuhkan agar secara tidak langsung dapat menahan turunnya kinerja ekspor, seperti yang terjadi tahun ini yang telah menyebabkan defisit dalam neraca perdagangan dan neraca transaksi berjalan.

"Meskipun ini bukan semata-mata tugas LPEI, namun peran LPEI dalam meningkatkan daya saing dan meningkatkan laju ekspor nasional harus dilakukan. Karena persoalan utama dalam ekonomi adalah defisit transaksi berjalan," ujar Chatib.Selain itu, dia juga mengharapkan Indonesia Eximbank dapat mendukung pembiayaan proyek jangka menengah panjang untuk ekspansi serta sebagai katalisator industri perbankan untuk memberikan pembiayaan bagi UKM yang berorientasi ekspor.

"Dengan demikian, LPEI tidak dipandang sebagai kompetitor, melainkan partner sinergi dalam pembiayaan khususnya untuk UKM, dan menjadi fasilitator untuk menggairahkan aktivitas pembiayaan perdagangan bagi perbankan nasional," katanya.

Menurut dia, Indonesia Eximbank dapat mendukung program pemerintah untuk membenahi sarana infrastruktur, serta mendukung tumbuhnya industri kreatif yang pada gilirannya dapat mendukung kinerja dan meningkatkan daya saing ekspor nasional.

"Arah kebijakan pemerintah dalam rangka peningkatan kinerja ekspor adalah memfasilitasi pengembangan produk ekspor olahan nonmigas dan jasa, agar bernilai tambah tinggi dan kompetitif di pasar internasional, serta peningkatan diversifikasi pasar, diplomasi perdagangan dan ekspor jasa," terangnya.

Seluruh manajemen dan Dewan Direktur Indonesia Eximbank juga diyakini dapat menjalankan peran untuk meningkatkan penyerapan lapangan kerja yang tercermin dari pertumbuhan ekspor, serta meningkatkan pendampingan untuk calon eksportir melalui kegiatan konsultasi.Sementara susunan anggota Dewan Direktur Indonesia Eximbank lainnya yang ikut ditetapkan pemerintah untuk mendukung kerja Ketua antara lain Hadiyanto, Robert Pakpahan dan Bachrul Chairi masing-masing sebagai anggota Dewan Direktur. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kemenperin Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren - Wirausaha Baru

Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif melaksanakan berbagai program dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru. Salah satu langkah strategisnya adalah…

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

Transformasi, Blue Bird Luncurkan Logo Baru

Memasuki hari jadi ke-46 yang jatuh pada Mei lalu, PT Blue Bird Tbk (BIRD) meluncurkan logo baru perusahaan seiring dengan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

    NERACA   Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau…

Sinergi Pesantren dengan Pembiayaan Ultra Mikro

      NERACA   Jakarta - Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan Ultra Mikro yang diyakini dapat…