Hari Ini, Warehouse Technopark Aeropolis Diluncurkan

NERACA

Tangerang - PT Perkasa Lestari Permai, pengembang Kawasan Terpadu Aeropolis yang juga anak usaha PT Intiland Development Tbk, secara resmi melakukan pra penjualan (pre sales) Kawasan Pergudangan atau Warehouse Technopark Aeropolis.

Samin Tedja, Marketing Manager PT Perkasa Lestari Permai menuturkan, untuk tahap pertama pihaknya akan menjual 27 dari total unit keseluruhan yang jumlahnya mencapai 440 unit. “Kita akan luncurkan Kamis (hari ini). Area untuk kawasan pergudangan ini luasnya 30 hektar," katanya di Neglasari, Tangerang, Banten, Selasa (9/9).

Adapun untuk harga, Samin mengungkapkan dibuka dari Rp3,5miliar-Rp7 miliar. Sementara tipe gudang yang ditawarkan meliputi 15x36 meter, 15x30 meter, 12x30 meter, dan yang paling kecil 9x30 meter. Dia mengatakan pembangunan dan pengembangan kawasan tersebut akan dimulai pada Maret 2015 mendatang.

Dengan perkembangan pesat bandara Soekarno Hatta sebagai bandara ke-8 tersibuk di dunia, menurut Airport Council International, membuat kebutuhan yang tinggi untuk menunjang aktivitas. Melihat prospek cerah inilah, Aeropolis mengembangkan Warehouse Aeropolis Technopark sebagai fasilitas untuk penyimpanan kargo maupun perkantoran.

Intiland, selaku induk perusahaan, akan terus melakukan pengembangan kawasan Aeropolis dengan mengandalkan konsep pengembangan kawasan terpadu yang modern dan berlokasi strategis. Pengembangan kawasan terpadu ini akan memakan waktu 10 tahun sejak didirikan pada 2012 lalu.

Samin optimistis bahwa Aeropolis akan berkembang pesat. Kehadiran proyek ini diharapkan tidak hanya mampu memberikan kontribusi bagi perusahaan, namun lebih dari itu juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, pengembangan bandara, serta para konsumen dan investor. [ardi]

BERITA TERKAIT

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 - Lakukan Opgab Tiga Hari

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 Lakukan Opgab Tiga Hari NERACA Sukabumi - Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD)…

2020, Tak Ada Lagi Mata Pelajaran Matematika Di Negara Ini

      Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa di Indonesia. Tinta merah acap kali tersemat…

ICW: Saat Ini Pengadilan Darurat Korupsi

ICW: Saat Ini Pengadilan Darurat Korupsi NERACA Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan dengan sudah ada 25 orang hakim…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Tarif Cukai Rokok Naik 10% di 2018

      NERACA   Jakarta - Pemerintah secara resmi akan menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,04 persen mulai…

Menyampaikan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Lewat Kesenian

    NERACA   Jakarta – Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latief menyampaikan bahwa pendiri bangsa…

Grand Eschol Residences & Aston Karawaci Hotel Kembali Dibangun - Sempat Tertunda

    NERACA   Jakarta - PT Mahakarya Agung Putera, pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel, menegaskan…