Bangun AR 3, Intiland Gelontorkan Rp232,8 Miliar - Tangerang, Banten

NERACA

Tangerang - Setelah sukses dengan Aeropolis Residence (AR) 1 dan 2, PT Intiland Development Tbk kembali mengembangkan fasilitas hunian terbaru, yakni AR 3 di kawasan terpadu dekat Bandara internasional Soekarno Hatta, Neglasari, Tangerang, Banten. Wakil Direktur Utama dan Chief Operating Officer Intiland, Suhendro Prabowo menuturkan, Aeropolis berkembang sangat pesat lantaran konsep pengembangan Aeropolis sebagai kota bandara yang bersinergi dengan bandara Soekarno-Hatta mulai terwujud.

“Aeropolis akan menjadi kawasan terpadu yang bersinergi dengan perkembangan bandara. Kami mengembangan beragam fasilitas dan gaya hidup seperti untuk hunian, perkantoran, ritel, komersial, hotel, hingga pergudangan,” ungkap Suhendro, usai ground breaking di Neglasari, Tangerang, Banten, Selasa (9/9).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, investasi membangun AR 3 sebesar Rp232,8 miliar di mana apartemen ini terdiri dari tiga tower dengan jumlah unit per tower adalah 482 unit apartemen. Asal tahu saja, AR 3 merupakan pengembangan apartemen terbaru setelah sukses meluncurkan AR 1 dan 2 serta Aeropolis Crystal Residence (ACR).

“Dua dari tiga tower sudah terjual habis (sold out). Sedangkan satu tower lagi penjualannya sudah mencapai 80%. Harganya per unitnya Rp161 juta dan dibayar tunai,” jelasnya. Intiland sampai saat ini telah mengembangkan produk residensial yaitu AR1, AR2, AR3, dan ACR dengan total unit mencapai 4.335 unit, sampai dengan Agustus 2014 telah terjual 4.053 unit.

Selain hunian, imbuh Suhendro, Aeropolis juga memiliki bangunan perkantoran dan ritel, Aeropolis Commercial Park (ACP) dengan total 105 unit, sampai dengan Agustus 2014 telah terjual 73 unit. Saat ini, pengembangan ACP telah menyelesaikan tahap pembangunan dan beberapa tenant sudah memulai tahap fit-out.

Perkembangan sampai saat ini, tercatat lebih dari 600 unit dari apartemen di AR 1 telah dihuni. Aeropolis juga menyediakan dua shuttle bus untuk transportasi penghuni ke bandara telah beroperasi. Fasilitas ini memberikan akses mudah ke bandara bagi para penghuni yang kebanyakan beraktivitas di bandara Soekarno Hatta, baik flight attendant, ground crew, maupun pilot.

Beberapa fasilitas gaya hidup yang dikembangkan untuk melengkapi kegiatan di kawasan ini adalah club house, boutique hotel, condotel dan food center. “Dengan konsep kawasan terpadu, kami yakin Aeropolis mampu menghidupkan kawasan bandara dan sekitarnya,” tambah Suhendro.

Potret ini tak luput dari lokasi Aeropolis yang strategis, terletak hanya sekitar 500 meter dari pintu masuk bandara Soekarno Hatta. Pertumbuhan arus penumpang bandara Soekarno Hatta yang diproyeksikan mencapai 64 juta penumpang pada 2014 serta rencana pengembangan bandara ke depan, turut menjadi salah satu faktor sukses dari pengembangan proyek ini.

Hingga Agustus 2014, sebanyak 4.125 unit apartemen dan hotel telah terjual. Proyek Aeropolis memberikan kontribusi pendapatan penjualan mencapai Rp330 miliar dari total penjualan sebesar Rp1,2 triliun pada akhir semester I 2014. “Kami percaya pada konsep pengembangan kawasan terpadu dengan skala besar dan jangka panjang dapat memberikan kontribusi positif pada perkembangan perusahaan,” tukas Suhendro. [ardi]

BERITA TERKAIT

Australia Pemasok Barang Impor Terbesar ke Banten

Australia Pemasok Barang Impor Terbesar ke Banten NERACA Serang - Negara Australia merupakan pemasok barang impor nonmigas terbesar ke Provinsi…

Dian Swastika Bangun PLTU di Kalteng - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

NERACA Gunung Mas, Kalteng - PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) di bawah naungan grup Sinarmas membangun pembangkit listrik tenaga…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengaruh Pilkada 2018 ke Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Lembaga riset Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti pengaruh pemilu kepala daerah…

Negara Berkembang Paling Pesat Pertumbuhan Belanja Online

    NERACA   Jakarta - Survei terbaru Mastercard menyebutkan, pertumbuhan aktivitas belanja melalui gawai (smartphone) atau "mobile shopping" berkembang…

Blended Finance Dikaji untuk Biayai Infrastruktur

  NEACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji skema "blended finance" agar…