2015, Jepang Bebaskan Visa Bagi Indonesia

Berlibur dengan mudah memang menjadi impian setiap orang. Perizininan menjadi salah satu hal yang sering kali merepotkan, terutama saat ingin mengunjungi Negara lain. Kementerian Luar Negeri Jepang, Y.M Fumio Kishida, telah memastikan pembebasan visa ke Jepang untuk Warna Negara Indonesia (WNI) terhitung mulai 1 Januari 2015. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, pada 12 Agustus 2014 di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Y.M Fumio juga mengharapkan agar Indonesia dapat memberikan fasilitas yang sama kepada pemegang paspor Jepang sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

"Sesuai dengan prinsip resiprositas, Indonesia dapat memberikan fasilitas bebas visa yang serupa," kata Marty Natalegawa.

Meski belum dapat memastikan waktunya, Marty menyakan bahwa kebijakan itu akan dilakukan secepatnya. Lanjutnya, alangkah baiknya kalau bisa dilakukan secara sinergis dan serentak.

Hingga saat ini, Pemerintah Jepang telah memberikan fasilitas bebas visa kepada 72 negara. Sedangkan Pemerintah Indonesia telah memberikan Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS) kepada 15 negara: Brunei Darussalam, Chili, Kamboja, Ekuador, Hong Kong, Laos, Macau, Malaysia, Maroko, Myanmar, Peru, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Rezim visa sendiri memiliki empat tingkatan. Pertama dan yang paling ketat adalahcalling visayang hanya diberikan sebagai undangan oleh pemerintah setempat. Kedua, visa biasa. Ketiga, visa yang diminta saat baru tiba di suatu negara atauvisa on arrival. Terakhir adalah bebas visa. Indonesia saat ini memberikan fasilitasvisa on arrivalbagi pemegang paspor Jepang.

Fasilitas bebas visa yang diberikan Pemerintah Jepang kepada WNI disertai beberapa syarat yang harus dipenuhi, yang pertama yaitu WNI harus memiliki paspor elektronik yang dapat memuat informasi biometrik agar pemeriksaan identitas melalui pengenalan wajah maupun sidik jari dapat dilakukan dengan mudah, selanjutnya Paspor harus terlebih dahulu didaftarkan oleh pemiliknya ke Kedutaan atau Konsulat Jepang di Indonesia. Fasilitas bebas visa hanya diberikan untuk waktu tinggal selama 15 hari dan tidak dapat diperpanjang.

BERITA TERKAIT

Honor 9i Hadir Ramaikan Pasar Smartphone Indonesia

Vendor smartphone Tiongkok Honor memboyong perangkat terbarunya ke Indonesia, Smartphone terbarunya adalah Honor 9i  yang kini turut serta meramaikan pasar…

Indonesia dan Prancis Jalin Kerjasama Buka Sekolah Programer Gratis

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo), dan Perancis bekerja sama membangun sekolah coding (pemrograman) gratis bernama “L’Académie”…

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan - Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka NERACA Depok…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kemenpar Perluas Pasar Wisata Lewat Pameran di Luar Negeri

Kementerian Pariwisata serius menggarap potensi MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), salah satunya dengan mengikuti pameran Incentive Travel & Convention,…

Pariwisata NTB Dipastikan Segera Pulih

Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan segera pulih karena proses pemulihannya berjalan sesuai rencana yang dikawal langsung oleh dua Menteri…

Desa Wisata di Tobasa Siap Sambut Pengunjung

Jalan-jalan ke Danau Toba, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi desa adat, salah satunya Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan di…