Berburu Tempat Berbelanja Di Tanah Suci Setelah Beribadah

Ibadah Haji memang menjadi ibadah yang rutin dilakukan setiap tahunnya. Umat muslim dari seluruh dunia berkumpul bersama di tanah suci untuk menjalankann ibadah Haji. Kegiatan inti ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Zulhijah ketika umat Islam bermalam diMina, wukuf atau berdiam diri diPadang Arafahpada tanggal 9 Zulhijah, dan berakhir setelah melempar jumra pada tanggal 10 Zulhijah.

Masyarakat Indonesia lazim juga menyebut hari rayaIdul AdhasebagaiHari Raya Hajikarena bersamaan dengan perayaan ibadah haji ini. Setelah selesai menjalankan ibadah, tidak ada salahnya bukan kalau kita berwisata sejenak sekaligus membeli oleh-oleh khas Tanah Suci sebelum pulang ke Indonesia. Berikut ini beberapa pasar yang dapat menjadi referensi belanja oleh-oleh haji.

Pasar Kurma Madinah

Jika Kita ingin berbelanja busana atau peralatan elektronik, jangan berbelanja di Madinah karena harga yang ditawarkan termasuk mahal. Akan tetapi, jika Kita mencari kurma, Madinahlah tempat yang tepat. Di Pasar Kurma Madinah dijual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 Riyal sampai 90 Riyal. Selain kurma, Kita juga dapat menemukan biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma di pasar ini. Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 60 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi. Pasar ini dibuka sejak pukul 7 hingga 23 malam waktu setempat pada musim haji.

Pasar Bab Mekkah

Meski namanya Pasar Bab Mekah, lokasi pasar ini terletak di Suhaifa, di salah satu sudut kota Jeddah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini buka setiap pagi dan tutup menjelang shalat Dzuhur. Banyak jenis parfum yang dijual disini yang sama dijual di Corniche dengan harga paling murah 60 Riyal. Selain parfum, kurma nabi atau Kurma Ajwa dijual 60 Riyal per kilogram. Harga tersebut lebih murah 25% daripada yang dijual di Madinah dan Mekkah yang seharga 80 Riyal. Begitu pula dengan pewarna kuku yang seharga 15 sampai 20 Riyal, surban seharga 10 Riyal.

Balad

Bagi pecinta fesyen dunia, ini adalah salah satu kawasan yang bisa menjadi surganya. Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fesyen ternama dari Milan dan Paris, kawasankota tua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional dan pasar terbuka yang menawarkan aneka produk fesyen dan souvenir dengan harga relatif murah. Di Balad, Sebagian pedagang juga bisa berbahasa Indonesia meski terbatas pada angka-angka sehingga pengunjung asal Indonesia yang tidak bisa berbahasa Arab tetap bisa melakukan tawar menawar harga.

Pasar Zakfariah

Pasar `borong` atau Pasar Zakfariah terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam. Parapedagangnya rata-rata dapat menggunakan bahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab. Tawar-menawar juga lazim dilakukan di pasar yang tepat waktu sholat langsung tutup dan digelar karpet untuk alas sholat di lorong-lorong jalan pasar itu.

Tahlia street

Tahlia Street berada di tengah Kota Jeddah. Kita dapat berbelanja di pusat perbelanjaan dan butik yang menjual produk-produk fashion ternama dunia seperti Prada, Gucci, dan Giorgio Armani. Harganya tentu ratusan hingga ribuan riyal per item. Kawasan ini disebut-sebut sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Arab Saudi.

Falestin street

Jika Kita ingin berbelanja produk elektronik, Falestin Street tempatnya. Di kanan kiri jalan ini berjajar toko-toko yang menjual aneka merk telepon genggam, kamera, MP3, MP4, MP5 dan komputer jinjing beserta aksesorisnya. Harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan harga barang elektronik di tanah air. Selisih harganya berkisar antara puluhan ribu rupiah hingga Rp1 juta.

BERITA TERKAIT

Warga Kuningan Jakarta Selatan Desak Pemerintah Tuntaskan Ganti Rugi Tanah 132 Hektar

Jakarta, Kuasa hukum warga kawasan Kuningan, Jakarta Selatan mendesak Kementerian Keuangan melaksanakan putusan pengadilan yang mewajibkan pemerintah membayar ganti rugi…

Cuaca Buruk, Sejumlah Tempat Wisata di NTT ditutup

Cuaca ekstrem berupa angin kencang membuat pengelola Taman Nasional Kelimutu menutup sementara objek wisata unggulan di Kabupaten Ende, Pulau Flores,…

Tips Memilih Tempat Usaha

    Salah satu faktor penentu kesuksesan roda usaha adalah lokasi yang tepat. Lokasi usaha yang strategis akan sangat mempengaruhi…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menikmati Musim Hujan di Bali

Semua orang sepakat jika Bali adalah anugerah bagi Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Beragam aktivitas bisa dilakukan turis saat berlibur…

Melihat Atraksi Pawai Tatung di Singkawang

Setelah Imlek, etnis Tionghoa di dunia juga bakal menggelar perayaan Cap Go Meh. Perayaan ini menandai 15 hari pertama setelah…

Samosir Terus Berbenah Tingkatkan Kunjungan Wisman

Pariwisata kini dianggap sebagai sektor unggulan yang memberikan kontribusi besar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Sepanjang tahun lalu sebanyak 55.771…