CMNP Cari Dana Lewat Rights Issue - Akuisisi Saham Cipaganti

NERACA

Jakarta - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan perolehan dana senilai Rp 660 miliar dari penerbitan saham baru (rights issue). Perseroan berencana melepas sebanyak 30% atau 660 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 1.000 per unit.

Saham CMNP rencananya dilepas melalui mekanisme penawaran terbatas (private placement) sebanyak 10% saham dan sisanya melalui penawaran umum dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) mecapai 20%. Rencananya, rights issue ini ditargetkan berlangsung akhir tahun ini atau awal tahun depan. Informasi tersebut seperti dilansir media nasional di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pemegang saham terbanyak CMNP menginginkan harga pelaksanaan rights issue CMNP senilai Rp 1.000 per saham. Hal ini bertujuan agar pemegang saham juga bisa mengeksekusi haknya pada HMETD. Terkait penggunaan dana, rencananya bakal digunakan untuk membiayai akuisisi saham PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) dan pengembangan jalan tol. Keinginan memasukkan Cipaganti dalam CMNP datang dari kelompok pemegang saham yang dipimpin langsung oleh mantan Direktur Utama CMNP, Shadik Wahono.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, konsorsium pemegang saham CMNP disebut-sebut telah mengambil alih saham Cipaganti secara paksa. Cipaganti adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi, alat berat, hingga pertambangan batu bara. Pengambilalihan dilakukan oleh konsorsium pemegang saham CMNP yang dipimpin Shadik Wahono.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Perusahaan dan Direktur Keuangan CMNP, Indrawan Sumantri mengatakan pemegang saham menginginkan harga pelaksanaan rights issue CMNP lebih rendah dibandingkan harga pasar. “Pemegang saham menginginkan harga pelaksanaan lebih murah dengan tujuan agar saham baru tersebut bisa diserap pemegang saham lama,” ujarnya.

Harga final pelaksanaan rights issue, menurut dia, bakal ditetapkan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPS. Penetapan harga pelaksanaan juga disesuaikan dengan rata-rata harga saham CMNP di bursa selama tiga bulan terakhir.

Asal tahu saja, saat ini perusahaan jalan tol tersebut tengah agresif mengembangkan ekspansi bisnisnya. Salah satunya, perseroan bakal ekspansi jalan tol di luar negeri, “Kita rencanakan ekspansi bisnis jalan tol di Asia seperti Vietnam ataupun Srilanka. Nantinya ekspansi bisnis tersebut baik itu membuat perusahaan patungan ataupun akuisisi perusahaan asing,”kata Direktur PT Citra Marga Nusaphala Tbk, Indrawan Sumantri.

Dia menjelaskan, alasan ekspansi bisnis ke luar negeri dimaksudkan untuk mengembangkan portofolio investasi dan tidak hanya bergantung bisnis jalan tol di dalam negeri. Terlebih saat ini, bisnis jalan tol masih terkendala soal pembebasan lahan dan kondisi ini berbeda jauh dengan negara tetangga di Asia lainnya.

Disamping itu, alasan lain ekspansi ke luar negeri juga sebagai bentuk antisipasi menyambut pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah didepan mata. Sehingga dengan ekspansi bisnis tersebut, bisa meningkatkan daya saing perusahaan.

Namun sayangnya, Indrawan belum mau menyebutkan secara detail rencana ekspansi ke luar negeri tersebut dengan alasan masih di kaji oleh tim. Hanya saja yang pasti, kedepan bila rencana ekspansi bisnis terealisasi, perseroan bakal mencari pendanaan lewat penerbitan obligasi dollar atau global bond ketimbang penerbitan obligasi dalam negeri. (bani)

BERITA TERKAIT

Lepas 33,07% Saham Ke Publik - Wahana Interfood Bidik Dana IPO Rp 33 Miliar

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnisnya lebih pesat lagi, PT Wahana Interfood Nusantara bakal mencari pendanaan di pasar modal dengan…

Bappenas: Unicorn Mendatangkan Dana Masuk ke RI

Jakarta-Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, keberadaan unicorn justru membuat dana masuk ke dalam negeri. Sebab, para…

Lepas 30% Saham Ke Publik - IPO Pelabuhan Tanjung Priok Pasca Pilpres

NERACA Jakarta – Menyusul anak usahanya yang sudah tercatat di pasar modal, PT Pelindo II berencana membawa kembali anak usahanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…