BTPN Bayar Kupon Obligasi Rp 14,94 Miliar

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) akan melaksanakan pembayaran kupon bunga obligasi berkelanjutan l tahap lll tahun 2013 seri A dan seri B yang ke-6,”Pembayaran kupon bunga dilaksanakan Jum’at akhir pekan dengan jumlah yang akan dibayarkan sebesar Rp 14,94 miliar," kata Direktur BTPN, Arief Harris dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut, Arief menjelaskan dana yang akan dibayarkan sebesar Rp 6,69 miliar untuk kupon bunga seri A dan sisanya Rp 8,25 miliar untuk kupon bunga seri B. Sekedar informasi, obligasi berkelanjutan l Bank BTPN tahap lll tahun 2013 diterbitkan dengan nilai pokok sebesar Rp 750 miliar dalam dua seri dengan seri A bernilai Rp 350 miliar dengan tingkat bunga sebesar 7,65% berjangka waktu tiga tahun. Sedangkan, untuk seri B bernilai Rp 400 miliar dan memiliki tingkat bunga sebesar 8,25% dengan jangka waktu lima tahun.

Sebagai informasi, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk bakal mengubah Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah BUS). Hal ini setelah mengakuisisi PT Bank Sahabat Purba Danarta. Dijelaskan, setelah mendapat izin konversi dan spin off dari regulator, BTPN Syariah sudah beroperasi.

Pemegang saham mengangkat Harry AS Sukadis sebagai dirut dan Kelam Azis Stamboel menjadi komisaris utama. BTPN Syariah fokus melayanan segmen tunas usaha rakyat, dengan tujuan memberdayakan jutaan keluarga pra atau cukup sejahtera. Selain itu, BTPN Syariah memiliki 8.250 karyawan dengan 13 kanor cabang, 44 layanan syariah bank atau office channeling dengan dukungan 1.224 tim mobile marketing syariah. BTPN Syariah merupakan 79% sahamnya milik BTPN. Pemegang saham lainnya adalah PT Triputra Persada Rahmat sebesar 28,59% dan yayasan Purba Danarta sebanyak 1,4%. (bani)

BERITA TERKAIT

Tawarkan Kupon Hingga 8,95% - Obligasi AP II Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap I Tahun 2018 senilai Rp750 miliar…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…

Pangkas Aset KPR Tidak Produktif - BTN Lelang 986 Unit Rumah Senilai Rp 216 Miliar

NERACA Bogor - Sebagai salah satu upaya perseroan untuk memperbaiki kualitas kredit, Bank BTN melaunching produk baru yang dibandrol nama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…