Pemerintah Baru Patok Pertumbuhan Ekonomi 5,8%

NERACA

Jakarta - Asumsi makro dalam RAPBN 2015 seperti pertumbuhan ekonomi diwacanakan berubah dari 5,6 persen menjadi 5,8 persen. Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan hal tersebut dapat dicapai dengan tiga faktor.

"Kan sangat tergantung pada setidaknya tiga faktor. Satu, seberapa jauh pemulihan ekonomi global khususnya Amerika Serikat (AS), itu yang akan bawa ekspor kita lebih baik," katanya di Jakarta, Rabu (3/9).

Perry menambahkan, faktor kedua adalah seberapa cepat perbaikan infrastruktur karena itu akan mendorong kenaikan investasi. Sementara yang ketiga, seberapa jauh alokasi anggarannya itu lebih optimal.

"Itu yang mendorong faktor-faktor yang barangkali bisa dorong pertumbuhan ekonomi. Tapi hal-hal ini kan tentu saja masih diliputi suatu ketidakpastian yah. itu yah," sambungnya.

Selain perubahan pertumbuhan ekonomi, nilai tukar Rupiah pun diubah dari Rp11.900 per USD menjadi Rp11.600 per USD dalam RAPBN 2015.

"Tadi kan sudah dibahas. Itu masalah bagaimana persepsi, ada yang lebih optimistis, ada yang lebih konservatif, ada yang seperti itu. Pak menteri kan tadi sampaikan lebih baik Rp11.900 per USD daripada Rp11.600 per USD. Tadi kan disampaikan, masalah menimbang ketiga faktor itu dan bagaiman persepsinya saja," paparnya. [agus]

BERITA TERKAIT

Loop Arema Jadi Wahana Baru di Kota Malang

Loop Arema yang dibangun Telkomsel di kawasan Taman Singha Merjosari Kota Malang menjadi wahana baru untuk menyalurkan hobi bagi warga…

Pemerintah Tidak Terbuka Dengan Utang - Oleh : Edy Mulyadi Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Ngutang lagi. Kali ini berjumlah US$4 miliar dalam bentuk penerbitan global bond. Ada tiga seri global bond yang diterbitkan, masing-masing bertenor…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Data Perdagangan E-Commerce Dipantau BPS

      NERACA   Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) siap untuk melakukan perekaman data para pelaku perdagangan secara…

Kemendes PDTT Buka Akses Desa Yang Terisolasi

  NERACA   Maluku - Untuk memajukan dan memperkuat wilayah-wilayah perbatasan Direktur Pengembangan Daerah Perbatasan, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu…

BATA Ingin Tambah 25 Toko Baru

      NERACA   Jakarta - PT Sepatu Bata. Tbk (Perseroan) berencana untuk melakukan eskpansi dengan membangun 25 toko…