BEI Kembali Perdagangkan Saham MREI

Selang sehari disuspensi, kini saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) kembali diperdagangkan setelah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian perdagangan sementara (suspensi) saham perseroan,”Suspensi saham MREI di pasar reguler dan tunai kembali dibuka mulai perdagangan sesi I hari ini," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/9).

Sekedar informasi, otoritas Bursa kemarin melakukan suspensi saham MREI lantaran meningkatnya harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp3.800 atau 122,58%. Harga saham perseroan pada penutupan tanggal 13 Agustus 2014 sebesar Rp3.100 menjadi Rp6.900 per lembar pada 1 September 2014. Suspensi dilakukan dalam rangka cooling down saham perusahaan tersebut pada Selasa (2/9) kemarin.

Suspensi yang dilakukan di pasar reguler dan tunai untuk memberikan waktu yang memadai kepada pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham MREI. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Ingatkan BSWD Wajib Beli Saham Publik - Proses Sebelum Delisting

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa manajemen PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) memiliki kewajiban…

Dirut Jasa Marga Tambah Porsi Saham JSMR

Tingkatkan nilai investasi, Direktur Utama PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR), Desi Arryani menambah kepemilikan saham di Jasa Marga dengan…

Buyback Saham, NISP Siapkan Rp 800 Juta

NERACA Jakarta – Dalam rangka menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT OCBC NISP Tbk (NISP) berniat melakukan pembelian kembali…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Perusahaan pembiayaan, PT BFI Finance Indonesia Tbk telah memeroleh persetujuan perizinan pembukaan unit usaha syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).…

Total Emisi Obligasi Capai Rp 2,47 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah membukukan total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 1 emisi dari 1 emiten senilai…