Habibie : Bangun Bangsa Dengan Jejak Positif

NERACA

Tidak hanya dalam hal pemikiran saja, peran generasi muda juga dibutuhkan dalam perbuatan dan tindakan. Dengan memotivasi generasi muda membangun bangsa dengan meninggalkan jejak positif, peran serta generasi muda untuk ikut serta menyelesaikan permasalahan bangsa dapat diwujudkan.

Dalam kesempatannya untuk hadir di Universitas Hasanuddin, Mantan Presiden Republik Indonesia, BJ Habibie mengungkapkan pandangannya tentang kebangsaan dan upaya membangun Indonesia menjadi lebih baik.

"Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan harapkan orang lain datang membangun bangsa kita," kata Habibie

Menurut teknokrat yang dikenal sebagai penemu pesawat jenis CN-25 ini, kemerdekaan itu dicapai berkat perjuangan bangsa. Berkaitan dengan hal tersebut, hasil dari perjuangan itu tidak boleh diabaikan, bahkan ditinggalkan, tetapi harus diisi dengan memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara.

Ya, generasi mudah adalah penerus bangsa yang potensial dan unggul. Sejarah telah mencatat bahwa para pemuda adalah pemimpin yang terdepan dalam perubahan besar di negeri ini. Dengan demikian, pemuda menjadi kunci dalam mengembangkan Indonesia menjadi sebuah negara yang mandiri, maju dan sejahtera.

"Tiap manusia harus meletakkan jejak-jejak. Jejak itu mencerminkan "personality" masing-masing dan akan dibaca oleh rakyatnya sendiri dan itu yang penting. Dunia ini tidak buta dan tuli," tegas Habibie.

BERITA TERKAIT

Astra Kaji Bangun Tol Hingga Pelabuhan Merak

NERACA Jakarta – Geliat bisnis Astra Infras Toll Road di jalan tol cukup agresif dan teranyar melalui PT Marga Mandalasakti…

SDM Perbankan Jangan Kalah Dengan Mesin

      NERACA   Jakarta - Sumber daya manusia (SDM) perbankan harus bisa berinovasi dalam membuat kebijakan dan terobosan…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Tips agar Kuliah Tak Membosankan

  Tiap hari pergi ke kampus, mengerjakan tugas yang banyaknya tak tanggung-tanggung? Belum lagi menghadapi para dosen yang kadang seperti…

Melatih Anak untuk Tanggap Terhadap Bencana

      Indonesia dapat dikatakan sebagai 'supermarket' bencana, sebab beragam bencana terjadi di Indonesia silih berganti dari waktu ke…

18 SMK Direvitalisasi untuk Siapkan Tenaga Terampil di Perfilman

    Setidaknya terdapat 18 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tahun ini siap direvitalisasi untuk menyiapkan tenaga terampil di bidang…