Peduli Kebersihan Jakarta, Mandiri Sumbang Tiga Truk Sampah

NERACA

Belum lama ini, sebanyak tiga truk sampah diberikan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tiga truk sampah ini diberikan oleh PT Bank Mandiri TBK sebagai bentuk dukungan dalam menciptakan pengelolaan sampah di DKI Jakarta dengan baik dan benar. Sumbangan truk sampah juga diharapkan PT Bank Mandiri dapat membantu Jakarta menjadi kota yang bersih dan asri.

Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pihaknya menyumbangkan tiga unit truk sampah kepada Pemprov DKI karena ingin melihat ibu kota terjaga kebersihannya. Selain itu, Bank Mandiri merasa bertanggungjawab karena memiliki banyak kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah DKI.

"Ini bagian dari CSR PT Bank Mandiri TBK, kami ingin ikut berpartisipasi memberi bantuan yang dapat dirasakan masyarakat dalam mengatasi sampah di Jakartat," kata Budi

Lebih lanjut Budi mengungkapkan, satu unit truk sampah yang disumbangkannya tersebut sekitar Rp 300 juta, dimana total nilai ketiganya mencapai kisaran Rp 1 miliar. Penyerahan tiga truk sampah ditandai dengan penyerahan aset oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Daerah atau BPKD DKI Jakarta, Endang Widjajanti dan Corporate Secretary Bank Mandiri Nixon L.P. Napitupulu.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin lalu meminta seluruh perusahaan swasta di DKI berkontribusi menyumbang truk sampah demi kebersihan ibu kota. Sebab, hingga saat ini jumlah truk sampah masih sangat kurang untuk menangani masalah persampahan di ibu Kota.

“Pemprov DKI sangat mengapresiasi kepada pihak swasta yang menyumbang truk sampah. Truk sampah sangat penting banget bagi Jakarta. Karena sampah di Jakarta itu sudah meningkat, tapi truk sampah tidak cukup. Ini yang menimbulkan masalah sampah di Jakarta nggak selesai-selesai,” kata dia.

Sumbangan truk sampah ini, menambah jumlah truk hibah dari berbagai perusahaan swasta menjadi 75 truk. Namun menurut Ahok, jumlah truk sampah di Jakarta masih kurang. Idealnya, Jakarta membutuhkan 700 unit truk sampah untuk mengangkut volume sampah yang sudah mencapai 8.700 ton sampah per hari.

Selain itu kondisi truk sampah saat ini sudah tidak layak. Pasalnya truk sampah tidak memiliki penampung air licid (air bekas sampah), sehingga air justru menetes ke jalan. Saat ini, Dinas Kebersihan DKI Jakarta baru mempunyai sekitar 300 unit truk sampah.

Karena itu, Dia mendorong agar pengusaha di DKI Jakarta atau perusahaan swasta yang ingin berkontribusi untuk kebersihan Jakarta, dapat membantu dengan menyumbang truk sampah.

"Ya saya mintalah sama mereka (pengusaha), bantu saja satu atau dua truk buat gua," ujar Ahok.

BERITA TERKAIT

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah

Depok Ajak Masyarakat Wujudkan Indonesia Bebas Sampah NERACA Depok - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok Ety…

Bank Mandiri Tawarkan KPR Bunga 6,5%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan suku bunga tetap…

KARTU PEKERJA JAKARTA

Direktur Bisnis Bank DKI, Babay Parid Wazdi (kanan) bersama perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia menunjukkan Kartu Pekerja Jakarta usai pendistribusian…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Produktivitas UMKM - XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

Program CSR Bukan Hal Mudah Bagi Perusahaan

Dewasa ini kerap digelar acara pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate…

Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur - YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…