Lagi, Antam Buka Gerai Emas di Medan

Sukses membuka gerai emas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu, selanjutnya PT Aneka Tambang Persero (ANTM) menggenapkan ekspansi dengan membuka gerai ritel ke-10, Butik Emas Logam Mulia (LM), di Medan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Melalui gerai ritel yang berlokasi di Komplek Centre Point Medan Jalan Timor Blok M No.3A Medan tersebut, Antam optimistis mampu menjual hingga 10 kilogram (kg) emas per bulan untuk wilayah Medan dan sekitarnya.

Direktur SDM Antam, Hary Wijayanto mengatakan, ekspansi ke Medan ini merupakan langkah perseroan untuk meningkatkan volume penjualan emas perseroan. Perseroan pun optimistis penjualan di Medan akan maksimal, selayaknya 9 gerai serupa di Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Palembang, Semarang, Balikpapan dan Banjarmasin, yang telah dibuka lebih dulu.,”Kita punya alasan cukup kuat untuk berekspansi ke Medan. Selama ini dari daerah ini cukup banyak pembeli. Namun mereka belum terlayani maksimal, akibat harus membeli ke Jakarta. Dengan adanya gerai ini, kita harapkan pembelian dari masyarakat Medan meningkat. Target kita 10 kg perbulan," ujar Hary.

Dirinya juga menyebutkan, perseroan begitu optimistis dengan penjualan di Medan. Selain karena masyarakat Medan cukup agresif berinvestasi emas, prospek bisnis emas sendiri sedang sangat baik saat ini. “Investasi ini sedang bagus sekarang. Prospeknya pun masih sangat baik ke depan. Makanya kita hadir kemari, untuk menjawab animo masyarakat. Kita buktikan itu dengan menawarkan harga yang sama dengan harga di Pulau Gadung untuk 10 hari ke depan kepada Masyarakat Medan,”ungkapnya.

Asal tahu saja, paruh pertama tahun ini, penjualan bersih tidak diaudit Antam turun sebesar 35% menjadi Rp 3,99 triliun apabiladibandingkan dengan priode yang sama tahun lalu. Dijelaskan, penurunan ini sejalan dengan turunnya harga komoditas utama seperti nikel dan emas serta adanya kebijakan larangan ekspor pemerintah.Tercatat, pada kuartal-II 2014 nilai penjualan bersih tidak diaudit tercatat sebesar Rp 1,68 triliun atau turun 40% dibandingkan periode yang sama di tahun 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

2020, Tak Ada Lagi Mata Pelajaran Matematika Di Negara Ini

      Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa di Indonesia. Tinta merah acap kali tersemat…

Antam Kuras Kocek Rp 1,32 Miliar - Ekplorasi Tiga Komoditas

NERACA Jakarta - Selain melakukan eksplorasi nikel dan emas,  PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga berniat menambang komoditas bauksit. Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Targetkan Transaksi 500 Ribu Lot - Rifan Financindo Berjangka Optimis Tercapai

NERACA Surabaya - Meskipun Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchange (JFX) memangkas target transaksi 30% lantaran kondisi ekonomi…

Tingkatkan Layanan Digital - Taspen Kerjasama Sinergis Dengan Telkom

NERACA Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) bersinergi mengembangkan dan mengimplementasikan digitalisasi pelayanan pembayaran pensiun…

XL Hadirkan Asisten Virtual MAYA

Dinamisnya era digital mengharuskan perusahaan untuk terus melakukan inovasi teknologi agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Tidak sebatas produk, layanan pelanggan…