Kompetensi, Basis Indonesia Eximbank Kembangkan SDM

NERACA

Jakarta - Sebagai lembaga keuangan khusus yang didirikan berdasarkan Undang-Undang, dengan visi dan misi menunjang kebijakan Pemerintah guna mendorong program ekspor nasional dalam hal Pembiayaan, Penjaminan, dan Asuransi serta dapat memberikan Jasa Konsultasi. Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia diharapkan mampu menunjang peningkatan nilai ekspor barang dan jasa Indonesia.

Intinya, sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas dan kompeten dibidangnya adalah keharusan bagi Indonesia Eximbank. Karenanya, Indonesia Eximbank kemudian menerapkan strategi pengelolaan SDM berdasarkan Competency Based Human Resource Management (CBHRM), di mana juga telah di elaborasi menjadi sasaran strategis di dalam peta strategis Indonesia Eximbank.

Ya, SDM merupakan sumber keunggulan kompetitif yang utama karena pengelolaan sumber keunggulan lain secara otomatis memerlukan penanganan dari sumber daya manusia yang ada, keterlibatan SDM sangat menentukan kesuksesan proses perubahan organisasi, karena SDM merupakan subjek penting yang akan melaksanakan proses perubahan dan hasil dari proses perubahan yang direncanakan.

“Aspek pengembangan SDM merupakan salah satu pilar utama dalam strategi pertumbuhan Indonesia Eximbank. Artinya, pemberdayaan SDM merupakan serangkaian upaya yang sistematis, terarah dan berkesinambungan guna mengembangkan pegawai Indonesia Eximbank menjadi manusia yang memiliki komitmen dan rasa keterlibatan, inovatif dan kompeten, serta berkinerja tinggi,” kata I Made Gde Erata, Direktur Exekutif Indonesia Eximbank di kantornya, beberapa waktu lalu.

Pengelolaan sumber daya manusia yang berbasis CBHRM ini, kata dia lagi, harus diintegrasikan dalam berbagai aktivitas manajemen yang meliputi perencanaan (HR Planning), perekrutan dan seleksi sumber daya manusia (Recruitment & Selection), pelatihan dan pengembangan (Training & Development), pengembangan karir (Career Development Plan), remunerasi dan penghargaan (Remuneration & Reward) dan penilaian kinerja, pengembangan kinerja serta pengelolaan kinerja (Performance Management).

Aktivitas manajemen berupa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia untuk membangun pegawai yang kompeten merupakan salah satu bentuk investasi yang sangat penting bagi kegiatan usaha Indonesia Eximbank.

Untuk itu, dalam rangka memperoleh pegawai yang unggul dan berintegritas maka Indonesia Eximbank melaksanakan proses rekrutmen berbasis kompetensi guna mendapatkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan serta dapat dikembangkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin Indonesia Eximbank di masa yang akan datang.

“Proses rekrutmen Indonesia Eximbank dapat dilakukan melalui dua mekanisme yaitu melalui rekrutmen eksternal dimana proses pengisian Jabatan dengan talenta yang berasal dari luar Indonesia Eximbank dan rekrutmen internal dimana talenta untuk pengisian Jabatan berasal dari dalam Indonesia Eximbank,” jelasnya.

Program PCP

Selain itu, untuk mempersiapkan kandidat top talent pegawai Indonesia Eximbank di masa datang, telah disempurnakan dan diimplementasikan kebijakan penerimaan pegawai antara lain melalui program Pendidikan Calon Pegawai (PCP) mulai dari tahap rekrutmen,seleksi hingga pola pengembangan yang terstruktur. Diharapkan dengan penyempurnaan yang berkelanjutan, kualitas pegawai yang direkrut melalui program Pendidikan Calon Pegawai (PCP) ini menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Di tahun ini, Indonesia Eximbank telah merekrut pegawai program PCP angkatan ke-4. Kemudian, dalam rangka memfasilitasi proses adaptasi para pegawai rekrutmen baru tersebut di lingkungan kerjanya yang baru, Indonesia Eximbank telah mengimplementasikan program On Boarding.

Program ini memastikan kelengkapan dokumen administrasi kepegawaian yang diperlukan, memperkenalkan pada atasan dan seluruh pegawai serta memberikan pembekalan terkait hal-hal seperti visi dan misi Lembaga, stuktur organisasi Lembaga, sosialisasi peraturan kepegawaian, deskripsi tugas, dan tujuan-tujuan kerja.

“Kita tidak ambil karyawan-karyawan berpengalaman, tetapi kita gembleng dengan Competency Based Human Resource Management (CBHRM). Saat talenta tersebut sudah menjadi pegawai Indonesia Eximbank, maka dimulailah proses pengembangan kompetensi, baik soft competency maupun hard compentency,” tegas dia.

Di samping pelatihan jangka pendek, Indonesia Eximbank juga bekerja sama dengan Eximbank-Eximbank di negara lain untuk mengadakan program “secondment” yaitu suatu bentuk penugasan pegawai on the Job training di institusi-institusi mitra Indonesia Eximbank.

“Pada bulan Februari – Maret 2013 selama 20 hari, Indonesia Eximbank telah mengirimkan empat pegawainya untuk mengikuti program secondment tersebut ke Korea Eximbank dengan topik Overseas Investment Financing, pada 2012 Indonesia Eximbank juga pernah menjadi tuan rumah penyelenggaran program pelatihan The 22nd Training Program Asian EXIM Banks Forum (AEBF) on SME Financing di Bandung,” kata Erata, berkisah.

Buka SESPIBANK

Sementara itu, jajaran pegawai struktural khususnya Kepala Divisi dan Kepala Kantor Wilayah, Indonesia Eximbank juga memberikan pelatihan SESPIBANK (Sekolah Staf dan Pimpinan Bank) yang bertujuan untuk lebih meningkatkan kompetensi para Kepala Divisi dan Kepala Kantor Wilayah dalam melakukan analisa mengenai perkembangan terkini dalam lingkungan bisnis perbankan internasional, regional maupun nasional.

Dengan demikian, imbuh Erata, nantinya diharapkan dapat menentukan arah strategis Lembaga sehingga mereka mampu memimpin pelaksanaan rencana-rencana strategis Lembaga dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen risiko, kepatuhan dan GCG.

Program pengembangan lainnya adalah promosi dan rotasi pegawai. Dalam kurun 2009-2014, Indonesia Eximbank menerapkan prinsip grooming talent from within sehingga pegawai-pegawai yang berada pada jabatan struktural adalah pegawai-pegawai yang direkrut secara internal melalui proses fit dan proper test oleh tim yang terdiri dari Kepala Unit Kerja yang kemudian disahkan oleh Komite Personalia yang terdiri dari Direktur Eksekutif dan Seluruh Direktur Pelaksana.

“Selain itu, dari aspek hubungan industrial antara Pegawai dengan manajemen, Indonesia Eximbank juga terus berupaya untuk menciptakan suasana bekerja yang nyaman, sehat, harmonis dan produktif yang selanjutnya dapat berdampak positif dalam kesuksesan Lembaga,” tutup Erata. [ardi]

BERITA TERKAIT

Merefleksikan Semangat Natal untuk Indonesia Damai & Bermartabat

  Oleh: Faturahman Dewantara, Pemerhati Masalah Sosial, aktif di Lembaga Kajian Ketahanan Sipil   Seolah telah menjadi tradisi bahwa setiap…

Gerakan Antikorupsi Indonesia Raih Penghargaan PBB

Gerakan Antikorupsi Indonesia Raih Penghargaan PBB NERACA Jakarta - Gerakan "Saya Perempuan Anti Korupsi" dari Indonesia, yang merupakan bagian dari…

OJK: Investasi Bitcoin Ilegal di Indonesia - RISIKO MATA UANG DIGITAL JANGAN DIANGGAP RINGAN

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa investasi mata uang digital seperti bitcoin, altcoin, belum berizin secara resmi di Indonesia. OJK…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

Perbankan Diminta Realisasikan Targat Satu Juta Rumah

  NERACA   Jakarta - Sejak digulirkannya program satu juta rumah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), target…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…